Benarkah Kemerdekaan Palestina Pertanda Kiamat Semakin Dekat? Ini Penjelasan Menurut Islam

Rahman Asmardika, Jurnalis
Rabu 15 Oktober 2025 18:36 WIB
Ilustrasi.
Share :

JAKARTA – Seruan untuk kemerdekaan Palestina semakin menguat dalam beberapa bulan terakhir. Banyak negara, termasuk negara-negara Barat, telah memberikan pengakuan terhadap Palestina, membuka jalan yang semakin lebar menuju kemerdekaan dari pendudukan Israel.

Di tengah derasnya dukungan internasional, beredar narasi di media sosial yang memperingatkan bahwa kemerdekaan Palestina akan menandai semakin dekatnya Hari Kiamat. Klaim ini didasarkan pada sebuah hadis yang menceritakan bahwa ketika khilafah hadir di Baitul Maqdis (Yerusalem/Palestina), maka akan terjadi gempa bumi besar dan tanda-tanda kiamat semakin dekat.

Berikut bunyi lengkap hadis tersebut sebagaimana dilansir laman resmi Muhammadiyah:

حَدَّثَنَا أَحْمَدُ بْنُ صَالِحٍ، حَدَّثَنَا أَسَدُ بْنُ مُوسَى، حَدَّثَنَا مُعَاوِيَةُ بْنُ صَالِحٍ، حَدَّثَنِي ضَمْرَةُ أَنَّ ابْنَ زُغْبٍ الْإِيَادِيَّ، حَدَّثَهُ قَالَ: نَزَلَ عَلَيَّ عَبْدُ اللَّهِ بْنُ حَوَالَةَ الْأَزْدِيُّ، فَقَالَ لِي: بَعَثَنَا رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لِنَغْنَمَ عَلَى أَقْدَامِنَا فَرَجَعْنَا، فَلَمْ نَغْنَمْ شَيْئًا، وَعَرَفَ الْجَهْدَ فِي وُجُوهِنَا فَقَامَ فِينَا، فَقَالَ:  اللَّهُمَّ لَا تَكِلْهُمْ إِلَيَّ، فَأَضْعُفَ عَنْهُمْ، وَلَا تَكِلْهُمْ إِلَى أَنْفُسِهِمْ فَيَعْجِزُوا عَنْهَا، وَلَا تَكِلْهُمْ إِلَى النَّاسِ فَيَسْتَأْثِرُوا عَلَيْهِمْ. ثُمَّ وَضَعَ يَدَهُ عَلَى رَأْسِي، أَوْ قَالَ: عَلَى هَامَتِي، ثُمَّ قَالَ:  يَا ابْنَ حَوَالَةَ، إِذَا رَأَيْتَ الْخِلَافَةَ قَدْ نَزَلَتْ أَرْضَ الْمُقَدَّسَةِ فَقَدْ دَنَتِ الزَّلَازِلُ وَالْبَلَابِلُ وَالْأُمُورُ الْعِظَامُ، وَالسَّاعَةُ يَوْمَئِذٍ أَقْرَبُ مِنَ النَّاسِ مِنْ يَدِي هَذِهِ مِنْ رَأْسِكَ

Artinya:

“Kami diberitahu oleh Ahmad bin Salih, yang diberitahu oleh Asad bin Musa, yang diberitahu oleh Muawiyah bin Salih, yang memberi tahu saya, bahwa Ibn Zughb al-Iyadi mengisahkan kepada saya, ia berkata: ‘Abdullah bin Hawala al-Azdi datang kepadaku dan berkata: ‘Rasulullah SAW mengutus kami untuk menjarah dengan harapan mendapatkan harta rampasan, tetapi kami kembali tanpa berhasil mendapatkan apa pun. Kemudian, Rasulullah SAW melihat kelelahan yang terpancar di wajah kami, lalu berdiri di tengah kami dan berdoa: ‘Ya Allah, janganlah Engkau menimpakan beban kepada mereka yang tidak sanggup memikulnya. Jangan Engkau menimpakan beban kepada diri mereka sendiri sehingga mereka menjadi lemah. Jangan pula Engkau menyerahkan mereka kepada orang lain sehingga orang lain memanfaatkan mereka.’ Kemudian Rasulullah SAW meletakkan tangannya di atas kepalaku dan berkata: ‘Wahai Ibn Hawala, ketika kamu melihat khilafah telah turun ke Baitul Maqdis, maka saat itu akan mendekat gempa bumi, bencana besar, dan masalah besar. Pada hari itu, Kiamat akan lebih dekat kepada manusia daripada jarak antara tanganku dan kepalamu.’” (HR. Abu Dawud).

Namun, dalam kajian ilmiah ilmu hadis, hadis ini dinilai lemah karena keraguan terhadap keabsahan para perawinya dan tidak selaras dengan sunnah yang lebih kuat. Oleh sebab itu, hadis ini tidak dapat dijadikan landasan tegas dalam akidah maupun keyakinan umat Islam.

 

Dalam Kitab Syarh Sunan Abi Dawud dijelaskan bahwa Abdullah bin Hawala, perawi hadis ini, hidup pada masa kekhalifahan Umayyah yang diwarnai oleh banyak bencana dan konflik besar di wilayah Syam (termasuk Palestina).

Hanya Allah yang Mengetahui Kapan Hari Kiamat Akan Datang

Keyakinan tentang Hari Kiamat adalah prinsip mutlak dalam Islam berdasarkan Al-Quran dan hadis sahih, dimana hanya Allah yang mengetahui waktu terjadinya. QS. Al-A’raf ayat 187 menegaskan bahwa pengetahuan waktu kiamat hanya ada pada Allah dan tidak seorang pun, termasuk para nabi, malaikat, dan jin yang mengetahuinya.

“Mereka menanyakan kepadamu (Muhammad) tentang Kiamat, ‘Kapan terjadi?’ Katakanlah, ‘Sesungguhnya pengetahuan tentang Kiamat itu ada pada Tuhanku; tidak ada (seorang pun) yang dapat menjelaskan waktu terjadinya selain Dia. (Kiamat) itu sangat berat (huru-haranya bagi makhluk) yang di langit dan di bumi, tidak akan datang kepadamu kecuali secara tiba-tiba.’ Mereka bertanya kepadamu seakan-akan engkau mengetahuinya. Katakanlah (Muhammad), ‘Sesungguhnya pengetahuan tentang (hari Kiamat) ada pada Allah, tetapi kebanyakan manusia tidak mengetahui.’”

(QS. Al-A’raf: 187)

 

Dengan demikian, kemerdekaan Palestina bukanlah pertanda langsung bahwa hari kiamat semakin dekat. Perjuangan dan aspirasi kemerdekaan Palestina adalah sesuatu yang patut didukung, namun mengaitkannya langsung dengan Hari Kiamat adalah spekulasi yang tidak berlandaskan dalil kuat menurut ilmu hadis dan ajaran Islam.

(Rahman Asmardika)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Muslim lainnya