Jadwal Perkiraan Puasa Ramadhan 2026 Versi Pemerintah, Muhammadiyah, dan NU

Rahman Asmardika, Jurnalis
Kamis 29 Januari 2026 16:37 WIB
Ilustrasi.
Share :

Namun, penetapan resmi awal Ramadhan masih menunggu keputusan dari sidang isbat yang dijadwalkan pada 29 Syakban 1447 H atau 17 Februari 2026. Sidang isbat akan menggabungkan metode hisab (perhitungan astronomi) dan rukyatul hilal (pengamatan langsung hilal) sebelum memberikan keputusan final. Pemerintah telah menetapkan libur nasional Idul Fitri 1447 H pada 21–22 Maret 2026 sesuai Surat Keputusan Bersama (SKB) 3 Menteri Nomor 1497, 2, dan 5 Tahun 2025.

Jadwal Puasa Menurut Nahdlatul Ulama (NU)

Hingga saat ini, Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) belum menetapkan tanggal awal puasa Ramadhan 2026 secara resmi. NU menggunakan metode Hisab Imkanur Rukyah Nahdlatul Ulama (IRNU), yang merupakan kombinasi antara perhitungan astronomi dan pengamatan hilal secara langsung dengan kriteria visibilitas global.

Seperti pemerintah, NU akan melakukan rukyatul hilal pada 29 Syakban 1447 H untuk menentukan awal Ramadhan. Secara umum, jadwal NU biasanya selaras dengan keputusan pemerintah karena keduanya sama-sama mengacu pada metode pengamatan hilal berbasis kriteria MABIMS.

Perbedaan tanggal awal puasa antara ketiga institusi ini adalah cerminan dari metodologi berbeda yang digunakan. Sementara menunggu sidang isbat resmi, umat Islam dapat mengikuti jadwal Muhammadiyah yang sudah pasti atau mempersiapkan diri berdasarkan perkiraan tanggal dari pemerintah. Yang paling penting adalah niat dan kesiapan spiritual dalam menyambut bulan suci Ramadhan.

(Rahman Asmardika)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Muslim lainnya