Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Umat Islam Diajak Manfaatkan AI untuk Ibadah Agar Tak Tertinggal Merespons Teknologi

Rahman Asmardika , Jurnalis-Senin, 26 Januari 2026 |14:12 WIB
Umat Islam Diajak Manfaatkan AI untuk Ibadah Agar Tak Tertinggal Merespons Teknologi
Ilustrasi.
A
A
A

JAKARTA — Kecerdasan buatan atau AI telah menjadi bagian yang sulit dipisahkan dari kehidupan manusia saat ini, tak terkecuali umat Islam. Bahkan, AI telah digunakan dalam berbagai kegiatan agama Islam, termasuk ibadah dan pengambilan keputusan keagamaan.

Sekretaris Majelis Tarjih dan Tajdid Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Muhammad Rofiq Muzakkir, mencontohkan bagaimana teknologi AI telah digunakan secara masif di Masjidil Haram. Dengan bantuan AI, jamaah bisa mendapatkan berbagai informasi, mulai dari arah lokasi, kepadatan jamaah, hingga layanan pengantaran Al-Qur’an dan air minum.

Bahkan, AI juga dapat difungsikan sebagai pendamping dalam menyimak hafalan Al-Qur’an, mengoreksi bacaan, dan membantu tartil ketika sulit menemukan orang yang dapat menyimak langsung.

“AI itu sudah sangat dekat dengan kita dan nyata-nyata membantu ibadah,” ujar Rofiq dalam Pengajian Pimpinan Pusat Muhammadiyah di Gedung Dakwah Muhammadiyah, Jakarta pada Jumat (23/1/2026) pekan lalu, sebagaimana dilansir dari laman resmi Muhammadiyah. 

Ia menambahkan, pemanfaatan AI juga telah diterapkan di lingkungan Majelis Tarjih dan Tajdid Muhammadiyah, khususnya dalam pengembangan Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT). Muhammadiyah, kata Rofiq, telah mengembangkan aplikasi HisabMu yang penyusunannya dibantu oleh teknologi AI.

 

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita muslim lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement