Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Umat Islam Diajak Manfaatkan AI untuk Ibadah Agar Tak Tertinggal Merespons Teknologi

Rahman Asmardika , Jurnalis-Senin, 26 Januari 2026 |14:12 WIB
Umat Islam Diajak Manfaatkan AI untuk Ibadah Agar Tak Tertinggal Merespons Teknologi
Ilustrasi.
A
A
A

Dunia Islam baru mulai mengenal percetakan secara luas pada akhir abad ke-19, ketika jarak peradaban sudah terlanjur menganga.

“Kalau kita terlalu banyak ragu dan menunda, dampaknya serius bagi kita sendiri,” ujarnya.

Ia kemudian memaparkan tiga kaidah fikih utama dalam menyikapi AI. Pertama, al-ashlu fil manafi’ al-ibahah, bahwa hukum asal segala sesuatu yang bermanfaat adalah mubah. Kedua, lil wasail ahkamul maqasid, yakni hukum suatu sarana bergantung pada tujuan penggunaannya. Ketiga, ad-dhararu yuzal, bahwa setiap bentuk kemudaratan dan kezaliman harus dihilangkan.

“AI itu netral. Yang menentukan adalah bagaimana kita mengarahkannya, memanfaatkannya, dan sekaligus memperbaiki kelemahan-kelemahannya,” tutur Rofiq.

(Rahman Asmardika)

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita muslim lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement