JAKARTA - Zakat fitrah menjadi kewajiban penutup puasa Ramadhan yang wajib ditunaikan setiap Muslim mampu menjelang Idul Fitri 1447 H/2026 M. Mengetahui waktu pembayaran yang tepat krusial agar zakat sah, tepat sasaran, dan penuh berkah sesuai syariat Islam.
Zakat fitrah boleh dibayarkan sejak terbenamnya matahari malam pertama Ramadhan hingga sebelum shalat Idul Fitri. Okezone Muslim merujuk pendapat jumhur ulama seperti Imam Syafi'i yang membolehkan pembayaran awal untuk mempercepat penyaluran ke fakir miskin.
BAZNAS RI menegaskan zakat yang dibayar lebih dulu memastikan mustahik bisa belanja kebutuhan hari raya tepat waktu. Ini sunnah dan dianjurkan di Indonesia untuk efisiensi distribusi.
Waktu paling utama membayar zakat fitrah adalah pagi hari setelah imsak hingga sebelum shalat Idul Fitri. Rasulullah SAW menjelaskan keutamaan momen ini dalam hadits sahih:
عَنِ ابْنِ عُمَرَ رضي الله عنهما قَالَ: أَمَرَ النَّبِيُّ صلى الله عليه وسلم بِزَكَاةِ الْفِطْرِ قَبْلَ الْخُرُوجِ إِلَى الصَّلَاة
‘An ibni ‘Umar radhiyallahu ‘anhuma qaala: Ama ran-Nabiyyus shallallahu ‘alaihi wa sallam bi zakatil fitri qabla-l khuruuji ilash shalaah.
Artinya :"Dari Ibnu Umar radhiyallahu 'anhuma, bahwa Nabi SAW memerintahkan zakat fitrah (dikeluarkan) sebelum orang-orang keluar menuju shalat Id." (HR. Bukhari no. 1503)
Pagi hari sebelum takbir Idul Fitri menjadi waktu afdhal karena zakat langsung tersalurkan saat mustahik paling membutuhkan untuk kebutuhan hari raya.
Zakat fitrah harus dikeluarkan paling lambat saat matahari terbenam pada akhir Ramadhan (malam 1 Syawal) hingga tepat sebelum khatib naik mimbar shalat Idul Fitri. Jika terlewat tanpa uzur syar’i, zakat tersebut wajib diqadha sebagai sedekah biasa, bukan lagi zakat fitrah yang bernilai kaffarah puasa.
Menunda hingga batas akhir tetap sah, tetapi kurang utama dibanding membayar di pagi hari Idul Fitri.
Menunda hingga makruh masih sah sebagai sedekah, tetapi kehilangan keutamaan zakat. Ulama menekankan pentingnya segera qadha agar tetap memenuhi kewajiban Islam sebelum hari raya berakhir.
Bayar zakat fitrah senilai Rp50.000 atau setara 2,5 kg beras (staples utama) untuk setiap jiwa keluarga melalui BAZNAS, masjid, atau LAZNAS resmi paling lambat 1-2 hari sebelum Idul Fitri.
Selalu pantau penetapan besaran resmi dari MUI atau BAZNAS daerah sesuai harga pangan setempat. Zakat fitrah yang tepat waktu tidak hanya menyucikan jiwa dari kekurangan puasa, tetapi juga memastikan fakir miskin bisa merayakan kemenangan Ramadhan bersama umat se-Dzikir dengan hati bahagia.
(Rahman Asmardika)