RIYADH — Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz telah menyetujui penambahan kategori perempuan pada Kompetisi Al-Qur'an Internasional Raja Abdulaziz ke-46 untuk Hafalan, Pembacaan, dan Tafsir Al-Qur'an. Ini merupakan pertama kalinya kategori ini diperkenalkan guna meningkatkan inklusivitas kompetisi tersebut.
Dilansir Saudi Gazette, kompetisi yang pertama kali digelar pada 1399 Hijriah (1979 Masehi) ini akan diselenggarakan di Masjidil Haram, Makkah. Penambahan kategori perempuan ini bertujuan meningkatkan jangkauan kompetisi secara global, baik bagi peserta laki-laki maupun perempuan.
Persetujuan ini didasarkan pada rekomendasi yang diajukan oleh Menteri Urusan Islam, Dakwah, dan Bimbingan, sekaligus Pengawas Umum Kompetisi Al-Qur'an Lokal dan Internasional, Syekh Abdullatif Al-Sheikh. Keputusan ini juga mencakup jadwal penyelenggaraan upacara penutupan kompetisi pada 6 Rabiul Awwal 1448 Hijriah atau 19 Agustus 2026.
Pada kesempatan tersebut, Menteri Al-Sheikh mengucapkan terima kasih kepada Raja Salman serta Putra Mahkota sekaligus Perdana Menteri Mohammed bin Salman atas perhatian dan dukungan besar mereka terhadap segala hal yang melayani Al-Qur'an serta berkontribusi dalam menyebarkan ajaran-ajarannya.
(Rahman Asmardika)