PADANG - Berbeda dengan pemerintah yang menetapkan 1 Ramadan pada hari ini, ratusan jamaah Tarekat Syattariyah di Kota Padang, Sumatera Barat, belum melakukan puasa. Mereka baru akan melihat bulan pada sore nanti dan kemungkinan menjalankan puasa pada Kamis, 11 Juli.
Warga di kawasan Koto Tuo, Kecamatan Pauh, masih beraktivitas seperti biasa dan belum menjalankan ibadah rukun Islam keempat tersebut. Pasalnya hingga saat ini mereka belum menyaksikan hilal sebagai awal untuk menentukan 1 Ramadan.
Sekretaris Tarekat Syattariah Kota Padang, Buya Syafi'I, mengatakan, mereka baru akan mengamati bulan pada sore nanti di daerah Bukittinggi dan Pariaman. Jika sore nanti bulan mulai nampak, maka mereka akan menggelar Salat Tarawih pada malam hari dan dilanjutkan puasa keesokan harinya.
“Hal ini berdasarkan perhitungan Syattariyah dengan mempertemukan huruf bulan dan huruf tahun. Ini merupakan tradisi turun temurun yang sudah ada sejak ratusan tahun lalu,” kata Syafi’i di Surau Ba'anjuang, Rabu (10/7/2013).
Dia menambahkan, terdapat sekira 240 penganut Tarekat Syattariyah di Kota Padang.