Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Tips Aman Selfie di Tanah Suci! Hati-Hati, Salah Sedikit Bisa Berujung Bui

Muhammad Sukardi , Jurnalis-Kamis, 20 Juli 2017 |18:38 WIB
Tips Aman Selfie di Tanah Suci! Hati-Hati, Salah Sedikit Bisa Berujung Bui
Ilustrasi (Foto: Instagram)
A
A
A

Berikutnya adalah Anda tidak boleh berfoto sembarang dengan warga Arab Saudi. Dijelaskan Rosidi, warga Arab Saudi dilindungi haknya untuk tidak sembarang difoto. "Kalau mereka (warga Arab Saudi-Red) merasa tidak nyaman, jangan persalahkan bila mereka melaporkan ke pihak berwenang atas tindakan Anda yang memgambil gambar. Baik disengaja maupun tidak," terang Rosidi pada Okezone melalui telewicara, Kamis (20/7/2017).

Berfoto di area tawaf dekat Kakbah juga harus hati-hati lantaran ada kemungkinan kamera Anda dirampas petugas keamanan setempat jika dirasa menganggu kenyamanan jamaah lain. Terlebih jika objek foto adalah sesama jamaah yang sedang mengerjakan ibadah, seperti salat.

Setelah itu, bagi Anda yang berniat membawa kamera besar ke kawasan Masjidil Haram, sebaiknya urungkan niat tersebut. Sebab, pihak petugas keamanan akan menyita kamera Anda. Lain cerita jika Anda membawa ponsel. "Kalau HP, masih diperbolehkan. Sebab, bagi petugas, ponsel adalah barang pribadi yang mana tidak bisa dijangkau dengan aturan hukum," tambahnya.

Yang tidak kalah penting adalah para jamaah haji jangan pernah Anda memotret petugas kepolisian atau keamanan Arab Saudi secara sembarang. Misalnya Anda melihat ada petugas yang sangat rupawan, jangan langsung "cekrek"! "Kalau begitu, bisa-bisa Anda dituntut. Sebab, bagi mereka tindakan tersebut adalah tindakan tidak menyenangkan," sambung Rosidi singkat.

Tapi, lain ceritanya jika Anda meminta izin langsung kepada petugas. Kalau diizinkan, ya, tidak apa-apa. "Sekali lagi, jangan sampai ada perasaan tidak nyaman dari pihak Arab Saudi. Kalau mereka bilang tidak, ya, jangan dipaksa," pungkasnya.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita muslim lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement