Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

LANGSUNG DARI MEKKAH, Detik-Detik Proklamasi, Merah Putih Berkibar di Gua Hira

Rani Hardjanti , Jurnalis-Jum'at, 18 Agustus 2017 |02:17 WIB
LANGSUNG DARI MEKKAH, Detik-Detik Proklamasi, Merah Putih Berkibar di Gua Hira
Jamaah haji saat kibarkan bendera di JaBal Nur (Foto: Rani Hardjanti/Okezone)
A
A
A

Maka, lanjutnya, setiap upaya yang ingin menjauhkan bangsa ini dari umat Islam adalah tindakan menyimpang dan ahistoris. Sebab, pada Pembukaan UUD 1945, agama memperoleh tempat yang kokoh.

"Silakan baca pembukaan UUD 1945, dinyatakan bahwa kemerdekaan adalah berkat rahmat Allah Yang Maha Kuasa, ini kental sekali pandangan keagamaannya. Maka, setiap pandangan dan usaha yang mempertentangkan antara Islam dan Pancasila menjadi tidak bermakna dan bahkan meluruhkan nilai dasar keduanya sebagai sumber nilai luhur berbangsa dan bernegara" tukas Kiai Anizar.

Di akhir pandangannya di atas Jabal Nur, Gus Nizar kembali menegaskan bahwa Indonesia tidak mungkin dibangun dan diisi oleh ideologi sekuler, liberal, komunisme, dan paham lain yang bertentangan dengan agama dan Pancasila.

Menurutnya, pandangan ini harus menjadi dasar berpikir dan bertindak semua anak bangsa agar NKRI tetap memiliki jiwa, alam pikiran, dan pola tindak tanduk yang mendasar dan benar.

(Ulung Tranggana)

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita muslim lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement