Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Ini Curhatan Jamaah Haji ke Menag Lukman

Qur'anul Hidayat , Jurnalis-Rabu, 22 Agustus 2018 |16:39 WIB
Ini Curhatan Jamaah Haji ke Menag Lukman
(Foto: Kemenag.go.id)
A
A
A

Menag memang menyadari, titik krusial penyelenggaraan haji saat ini berada di Mina. “Mobilitas jamaah di Mina sangat tinggi, bolak-balik menuju Jamarat untuk melontar jumrah, hal ini berbeda dengan di Arafah yang jemaah hanya berdiam di dalam tenda,” urai Menag,.

Lain lagi saat Menag bertemu dengan jamaah Ciamis, Jawa Barat. Jemaah yang sedang mengantre di toilet itu minta agar kamar kecil diperbanyak di tahun mendatang. Dengan ramah Menag mohon maaf jika pemerintah belum bisa memberikan yang terbaik.

“Kami mohon maaf belum bisa memberikan yang terbaik, bapak-ibu berdesak-desakan di tenda dan kondisi toilet terbatas, mudah-mudahan semua tambah sabar,” papar Menag yang disambut anggukan jemaah.

Beberapa masukan dari jemaah menurut Menag akan dijadikan bahan evaluasi penyelenggaraan haji. Seperti usulan petugas haji diwajibkan mahir menguasai Bahasa Arab atau Inggris.

(Qur'anul Hidayat)

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita muslim lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement