ALLAH SWT memang menciptakan siang untuk hambanya bekerja dan malam untuk beristirahat. Seperti firman Allah: “Dan Kami jadikan siang untuk mencari penghidupan” (QS.An-Naba’:11).
“Dan karena rahmat-Nya, Dia jadikan untukmu malam dan siang, supaya kamu beristirahat pada malam itu dan supaya kamu mencari sebahagian dari karunia-Nya (pada siang hari) dan agar kamu bersyukur kepada-Nya.” (QS. Al-Qashash: 73).
Tapi bagaimanakah Rasulullah menggisi waktu pada malam Ramadan dan kapankah waktu tidur Rasullulah di malam Ramadan. Okezone telah mewawancarai Ustadz Kiki Al Haddad melalui untuk menjawab pertanyaan tersebut.
“Di malam hari biasanya Rasullulah mengisi malam harinya dengan ibadah-Ibadah sunnah sebagai bentuk rasa kecintaannya kepada Allah Swt. Dalam sebuah riwayat, Abdullah bin Abbas RA mengatakan bahwasannya Rasulullah SAW pada tiap-tiap malam Ramadan, senantiasa didatangi malaikat Jibril AS, untuk mendaras (mempelajari) Alquran…(HR. Bukhari),” ucap Ustadz Kiki Al Haddad.
Ketika ditanya mengenai waktu tidur Rasulullah saat malam Ramadan Ustadz Kiki menjawab: “Di bulan Ramadan Rasulullah malah kurang tidur karena baginda Nabi selalu ingin terus beribadah.