nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Waktu Tidur Rasulullah di Malam Bulan Ramadan

Gurais Alhaddad, Jurnalis · Minggu 05 Mei 2019 20:52 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 05 05 616 2051832 waktu-tidur-rasulullah-di-malam-bulan-ramadan-YGqOuBD5YC.jpg

ALLAH SWT memang menciptakan siang untuk hambanya bekerja dan malam untuk beristirahat. Seperti firman Allah: “Dan Kami jadikan siang untuk mencari penghidupan” (QS.An-Naba’:11).

“Dan karena rahmat-Nya, Dia jadikan untukmu malam dan siang, supaya kamu beristirahat pada malam itu dan supaya kamu mencari sebahagian dari karunia-Nya (pada siang hari) dan agar kamu bersyukur kepada-Nya.” (QS. Al-Qashash: 73).

Tapi bagaimanakah Rasulullah menggisi waktu pada malam Ramadan dan kapankah waktu tidur Rasullulah di malam Ramadan. Okezone telah mewawancarai Ustadz Kiki Al Haddad melalui untuk menjawab pertanyaan tersebut.

“Di malam hari biasanya Rasullulah mengisi malam harinya dengan ibadah-Ibadah sunnah sebagai bentuk rasa kecintaannya kepada Allah Swt. Dalam sebuah riwayat, Abdullah bin Abbas RA mengatakan bahwasannya Rasulullah SAW pada tiap-tiap malam Ramadan, senantiasa didatangi malaikat Jibril AS, untuk mendaras (mempelajari) Alquran…(HR. Bukhari),” ucap Ustadz Kiki Al Haddad.

Ketika ditanya mengenai waktu tidur Rasulullah saat malam Ramadan Ustadz Kiki menjawab: “Di bulan Ramadan Rasulullah malah kurang tidur karena baginda Nabi selalu ingin terus beribadah.

Bahkan, dalam sebuah riwayat salah seorang sahabat mendapati kaki Rasulullah SAW membengkak akibat terlalu lama berdiri melaksanakan salat malam, sahabat itupun berkata kepada Rasulullah SAW, “Wahai Rasulullah, untuk apa semua ini? Bukankah, Allah SWT telah mengampuni dosa-dosamu baik yang telah lalu maupun yang akan datang? Rasulullah SAW pun menjawab, “Tidak bolehkah aku menjadi hamba Allah Yang Bersyukur”. (Muttafaq Alaih)

Baca Juga : Kisah Hidup Mansa Musa, Raja Muslim Paling Kaya Sepanjang Sejarah

Usai mendapat penjelasan mengenai waktu tidur Rasulullah di malam-malam bulan Ramadan, berikut ulasan ahli kesehatan dokter Ali Achmad tentang jam tidur ideal.

“Waktu istirahat yang ideal selama berpuasa itu ada pada malam hari setelah salat terawih usahakan beristirahat setelah itu, bila ingin salat malam silahkan tetapi usahakan setelah subuh ambil lagi sedikit tidur agar waktu istirahat cukup dan bersemangat untuk memulai aktifitas. Apabila bekerja sempatkan curi waktu tidur walaupun hanya sebentar. Tidur siang selama 20-30 menit saja sudah lebih dari cukup untuk memulihkan energi agar kembali produktif,” kata dr Ali Achmad.

(ful)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini