Kegiatan belajar agama bersama teman sebaya di masjid jelang Adzan Magrib juga tak pernah hilang dalam ingatannya. Itulah pendidikan pertama yang diperoleh Mike Yolanda cilik di luar rumah selain dari orangtua.
“Kenangan itu tak bisa hilang dari ingatan Mieke. Kehangatan keluarga saat bersahur maupun berbuka bersama, bagaiman diajari agama di TPA oleh ustadz dan ustadzah bersama teman-teman masa kecil. Ingin rasanya kembali ke masa-masa itu,” kenangnya.
Apa yang didapat Mieke Yolanda semasa kecil itu dijadikannya bekal agama baginya kini, terlebih lagi dirinya sekarang hidup di dunia hiburan yang penuh dengan godaan. Walau ia mengaku belum bisa mengamalkannya seluruhnya, namun setidaknya anak kedua dari tiga bersaudara tersebut mengetahui mana yang harus dilakukan atau ditinggalkannya.
“Memang sulit sih, namanya godaan pasti datang dari sana-siani. Tapi Mieke selalu berusaha, hari ini harus lebih baik dari hari kemarin. Tak ada kata menyerah untuk selalu berusaha,” kata gadis 20 tahun ini penuh optimisme.
Penyanyi dangdut yang nampak cantik saat mengenakan hijab tersebut juga mengaku bulan Ramadan akan dijadikan kesempatan baginya untuk lebih mendekatkan diri kepada-Nya. Amalan-amalan baik pada bulan penuh ampunan ini bakal dilaksanakan semampunya, dengan tanpa meninggalkan kesibukannya sehari-hari.