nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Menjajal Ruang Ibadah di Bandara Hong Kong, untuk Salat Juga Kebaktian

Iqbal Dwi Purnama, Jurnalis · Jum'at 10 Mei 2019 20:31 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 05 10 615 2054219 menjajal-ruang-ibadah-di-bandara-hong-kong-untuk-salat-juga-kebaktian-GCKhX52ema.jpg

HONG KONG yang selama ini kita ketahui dari film-film layar lebar, ternyata menyimpan banyak romantika dan sisi kepedulian beragama dengan menyediakan tempat beribadah yang baik dan nyaman.

Tim Dai Cordofa (Corps Dai Dompet Dhuafa) yang ditugaskan untuk menebarkan ilmu Islam sebagai saksinya. Kamis (9/5/2019), tepatnya setelah lima jam perjalanan udara dari Jakarta via Kuala Lumpur sampai Hongkong akhirnya tim Dai Cordofa touch down di Hong Kong Internasional Airport.

Petugas airport melakukan cek kepada rombong tim Dai Cordofa, proses panjang ditempuh para tim untuk dapat lolos dari cek para petugas airport . Dengan bantuan mediasi melalui telepon dengan pimpinan cabang Dompet Dhuafa Hong Kong, Imam Baihaqi memudahkan proses cek Tim Cordofa.

Setelah tiba di airport para Dai Cordofa segera melaksanakan salat. Ruang beribadah yang disediakan oleh Hongkong International Airport ini berada di lantai dua.

Terbesit dalam bayangan para Dai Cordofa mengenai ruang ibadah yang disediakan bandara ini, seperti musala yang umumnya disediakan bandara di Soekarna-Hatta maupun di Kuala Lumpur. Namun kenyataan berkata lain, Hong Kong International Airport menyediakan ruangan ibadah multiguna, dimana bukan hanya untuk beribadah salat namun juga ibadah agama lainnya.

“Dalam ruang ini terdapat kursi kebaktian juga, sehingga saat salat bersampingan dengan kursi kebaktian. Tidak ada sejadah ataupun karpet namun disediakan tempat berwudhu”, ungkap Sukron Makmun, Dai Ambassador Dompet Dhuafa Hongkong.

Tempat berwudhu pun cukup unik dimana kran air sangatlah rendah sehinggak terasa sulit untuk berwudhu. Tempat beribadah tetap menyediakan arah kiblat sehingga umat muslim yang ingin beribadah di area Bandara Hong Kong tetap diberikan arah kiblat. Lain halnya dengan bandar udara di Thailand, mereka menggunakan ruangan pegawai pembersih sebagai tempat beribadah.

(ful)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini