nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Fokus Beribadah Ramadan, saatnya Puasa Medsos

Agregasi Solopos, Jurnalis · Senin 20 Mei 2019 23:00 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 05 20 616 2058141 fokus-beribadah-ramadan-saatnya-puasa-medsos-prAaArYnma.jpg Puasa Media Sosial (Foto: Metro)

Media sosial (medsos) hampir tak bisa dipisahkan dari kehidupan masyarakat era modern. Menurut survei terbaru dari Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia pada 2018, responden terbanyak menjawab menggunakan Internet di atas delapan jam sehari, sebanyak 19,6 persen.

Sayangnya, media sosial jika tidak digunakan secara bijak bisa menimbulkan gangguan kesehatan mental. Hubungan media sosial dengan gangguan kesehatan mental sudah lama dibicarakan dan diteliti, studi dari University of Pennsylvania pada akhir tahun lalu membahas hubungan kausalitas antara media sosial dengan depresi dan kesepian.

Momentum menahan haus dan lapar selama bulan Ramadan juga dimaknai sebagai puasa mengakses media sosial. Cindy Mutia, 23, pada bulan Ramadan ini juga mencoba "puasa medsos", dalam pengertian mengurangi frekuensi mengakses media sosial seperti Instagram dan Facebook.

"Sejak puasa, aku memang berniat mengurangi penggunaan media sosial, biar lebih sehat, buat fisik dan psikis," kata Cindy, Senin (20/5/2019).

Alasan lainnya, Cindy ingin memanfaatkan Ramadan untuk memperbanyak ibadah di sela-sela kesibukannya sebagai jurnalis. Dia tidak sama sekali menutup akses ke media sosial, di ponselnya masih terpasang sejumlah aplikasi antara lain Instagram dan Youtube.

"Menurut saya, media sosial tetap penting supaya kita tetap bisa update dengan apa yang terjadi saat ini," kata dia. Keinginan puasa media sosial muncul lantaran dia bisa menghabiskan 4 jam sehari membuka berbagai aplikasi, terutama ketika sedang tidak ada kegiatan atau saat hari libur.

Selama Ramadan, Cindy membatasi hanya membuka media kurang dari satu jam setiap hari kerja. Dia memberi sedikit kelonggaran saat hari libur.

"Biasanya saya buka media sosial pas sudah santai, misalnya di jalan pulang atau setelah makan," kata dia.

Rehat sejenak dari media sosial juga pernah dilakukan orang-orang ternama, bintang pop Ariana Grande pernah puasa media sosial pada 2018 tidak lama setelah pertunangannya dengan komedian Pete Davidson putus.

Grande mengutip gangguan kecemasan sebagai pemicu rehat dari media sosial. Sebelum rehat dari media sosial, Grande juga mengalami gangguan kecemasan karena serangan Manchester dan kematian mantan kekasihnya, Mac Miller.

Penyanyi Selena Gomez juga pernah melakukan hal yang sama tahun lalu. Kepada Elle, Gomez mengatakan dia tidak punya aplikasi media sosial di ponselnya, dia meminjam ponsel teman untuk membuka akun Instagramnya.

Ratu make-up Kylie Jenner pada 2017 lalu lewat akun Twitternya mengumumkan dia tidak akan mengunggah lagi di akun personal karena akunnya pernah mengunggah hal-hal yang sama sekali tidak pernah dia ucapkan atau lihat.

Penyanyi Inggris, Ed Sheeran lebih dulu melakukannya dibandingkan Gomez dan Grande pada 2015 lalu. Sheeran bahkan selama dua tahun absen menggunakan ponsel, pada 2017 silam.

Sheeran, dikutip dari laman E! Online, mengatakan dia membeli Ipad dan hanya mengakses email, kegiatan itu mampu mengurangi rasa tertekan, dibandingkan membuka media sosial.

"Saya tidak lagi bangun pagi dan menjawab 50 pesan dari orang-orang. Rasanya, saya bangun saja, lalu minum teh," kata dia.

Tips puasa medsos

Mengurangi pemakaian media sosial tergolong agak sulit di era digital seperti ini, apalagi media sosial juga membantu kelancaran aktivitas sehari-hari misalnya mengetahui jalan yang harus dihindari ketika sedang macet atau ada aksi demonstrasi. Ada beberapa cara yang bisa Anda dilakukan secara bertahap jika ingin mengurangi pemakaian media sosial:

1. Skala prioritas

Pengguna perlu mencari tahu aplikasi media sosial apa yang sering digunakan, buat skala prioritas misalnya aplikasi yang menunjang kegiatan sehari-hari dan aplikasi yang berhubungan dengan pekerjaan. Pasang hanya aplikasi media sosial yang dibutuhkan berdasarkan skala prioritas tersebut, selain membantu mengurangi akses ke media sosial, cara ini juga bisa menghemat kapasitas ponsel.

2. Aktifkan two-factor authentication

Aktifkan verifikasi dua langkah, two-factor authentication, di media sosial. Verifikasi dua langkah ini sebenarnya bertujuan agar akun hanya dapat diakses pemilik akun media yang sah, platform akan mengirimkan kode tambahan untuk login melalui SMS, email atau panggilan telepon.

Cara ini juga bisa membuat pengguna ponsel berpikir dua kali membuka media sosial jika tidak benar-benar perlu karena membutuhkan langkah yang lebih banyak untuk login media sosial.

3. Tetapkan target

Secara bertahap, buat target mengurangi durasi mengakses media sosial jika tidak benar-benar perlu, misalnya hanya mengakses media sosial total satu jam sehari selama pekan pertama.

4. Pasang fitur pengingat waktu

Pasang fitur pengingat waktu, aplikasi Youtube salah satu platform yang menyediakan batasan waktu. Sistem operasi Android menyediakan program Digital Wellbeing di perangkat, pengguna bisa melihat berapa lama durasi mengakses aplikasi dan dapat memasang batasan waktu yang diinginkan.

Pengguna biasanya mengakses media sosial ketika tidak ada kegiatan atau ketika sedang menunggu, cari kegiatan alternatif yang bisa dilakukan tanpa harus menyediakan waktu dan tempat khusus, misalnya membaca buku.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini