nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Kisah Candaan Sarat Hikmah Nabi Muhammad yang Diisengin Sahabatnya

Gurais Alhaddad, Jurnalis · Selasa 28 Mei 2019 00:05 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 05 27 614 2061044 kisah-candaan-sarat-hikmah-nabi-muhammad-yang-diisengin-sahabatnya-H5VnecRyTS.jpg Kisah Nabi Muhammad bercanda dengan sahabatnya (Foto : Byislam)

Bercanda adalah salah satu kerseruan dalam hidup manusia. Ketika bisa bercanda dengan teman-teman hatipun merasa senang, tidak terkecuali Nabi Muhammad.

Nabi Muhammad dikenal banyak orang sebagai seorang yang pemimpin yang baik dan juga panutan bagi para umat Islam. Namun di sisi lain, Nabi Muhammad juga pernah bercanda ketika berkumpul.

Sering kali bercanda dilakukan dengan kata yang tidak sepantasnya atau juga dusta (Bohong), bahkan dengan candaan menjelekan orang lain. Tetapi perlu diketahui, candaan Nabi Muhammad SAW tidak sama sekali menjatuhkan orang lain, berbohong, dan menjelekan orang lain.

Nabi Muhammad SAW semata-mata bercanda dengan sehat, sehingga tidak sama sekali menjatuhkan martabatnya sebagai seorang nabi. Berikut adalah salah satu candaan Nabi Muhammad bersama sahabatnya. Dikutip dari beberapa sumber, Selasa (28/5/2019).

Kisah Nabi Muhammad

Suatu ketika, Nabi Muhammad SAW bersama para sahabatnya sedang berbuka puasa dengan buah kurma terhidang di hadapan mereka. Setiap kali mereka para sahabat Nabi Muhammad memakan kurma, biji-biji sisanya disisihkan (Ditepikan) di tempat mereka masing-masing.

Beberapa saat kemudian, salah satu sahabat terdekat nabi yaitu Sayyidina Ali Bin Abi Thalib menyadari bahwa dirinya memakan sangat banyak kurma. Jelas saja, biji-biji kurma yang ada di tempatnya menumpuk lebih banyak dibandingkan sahabat Nabi Muhammad yang lain.

Muncul keisengan Sayyidina Ali. Diam-diam dia memindahkan kurma miliknya ke tempat biji kurma milik Nabi Muhammad. Saat semua biji kurma sudah berpindah ke tempat Nabi Muhammad, Sayyidina Ali menarik perhatian Nabi Muhammad.

"Wahai Nabi, tampaknya engkau begitu lapar sehingga makan kurma begitu banyak. Lihat biji kurma di tempatmu menumpuk begitu banyak," ujar Sayyidina Ali Bin Abi Thalib.

Bukan terkejut atau marah, sambil tersenyum Nabi Muhmmad SAW membalas keisengan Sayyidina Ali. "Ali, tampaknya kamulah yang sangat lapar, sehingga engkau makan termasuk biji kurmanya. Lihatlah, Tak ada biji tersisa di depanmu," kata Nabi Muhammad SAW.

Itulah Kisah candaan Nabi Muhammad kepada sahabatnya yang merujuk dari sebuah Hadist Shahih riwayat Imam Al-Bukhari. Jadi, bercanda tidak perlu melukai perasaan orang lain bukan?

(hel)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini