Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Zikir, Amalan Ringan dengan Pahala Besar

Agregasi Koran Sindo , Jurnalis-Selasa, 28 Mei 2019 |00:05 WIB
Zikir, Amalan Ringan dengan Pahala Besar
Zikir amalan ringan dengan pahala besar (Foto : Aboutmuslim)
A
A
A

Keistimewaan bulan Ramadan yang tidak ada di bulan-bulan lainnya adalah malam lailatulqadar. Ada beberapa ayat yang menjelaskan bahwa malam lailatulqadar bertepatan pada sepertiga malam ganjil di akhir bulan Ramadan.

Untuk menyambut malam lailatul qadar dianjurkan untuk banyak berdoa dan berzikir. Dalam hadis dari Aisyah RA berkata, “Katakan padaku wahai Rasulullah, apa pendapatmu jika aku mengetahui suatu malam adalah lailatulqadar? Apa yang aku katakan di dalamnya?” Beliau menjawab, “Katakanlah: ‘(Allahumma innaka ‘afuw - wun tuhibbul ‘afwa fa’fu anni’ ) Ya Allah sesungguhnya Engkau Maha Pemaaf lagi Maha Mulia yang menyukai permintaan maaf, maafkanlah aku” (HR Tirmidzi dan Ibnu Majah).

Sementara itu Wakil Ketua Komisi VIII DPR Sodiq Mudjahid menyatakan, alangkah baiknya umat Islam mengisi hari-hari pada bulan Ramadan dengan berzikir. Zikir dapat dilakukan dengan lisan atau pun dalam hati.

Allah juga berfirman, yang artinya, “Laki-laki dan perempuan yang banyak menyebut (nama) Allah, Allah telah menyediakan untuk mereka ampunan dan pahala yang besar” (QS Al-Ahzab: 35). “Ada beberapa keutamaan berzikir seperti hati menjadi tenang dan tenteram. Semua orang membutuhkan ketenangan batin dan untuk mendapatkan ketenangan batin bukanlah hal yang mustahil. Allah mengajarkan kepada kita langkah nyata mendapatkan ketenangan hati, yaitu dengan berzikir. Mengingat Allah hati akan tenteram,” ucapnya.

bacaan dzikir

Seperti apa yang Allah katakan di dalam Alquran yang artinya, “(yaitu) orang-orang yang beriman dan hati mereka menjadi tenteram dengan mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah-lah hati men jadi tenteram” (QS Ar-Raad :28).

Selain itu, sambungnya, zikir juga dapat menghapus dosa-dosa dan mengusir setan, dan menghilangkan kesedihan hati. Seperti hadis yang disampaikan Abu Hurairah RA, Rasulullah SAW bersabda, “Siapa yang mengucapkan: Subhanallah wa Bihamdihi (Maha Suci Allah dan segala puji bagi-Nya) sebanyak seratus kali, maka dihapuskan segala kesalahan (dosa)-Nya walaupun sebanyak buih di laut” (Muttafaq ‘alaih).

Allah SWT berfirman, “Dan jika syaitan mengganggumu dengan suatu gangguan, maka mohonlah perlindungan kepada Allah. Sesungguhnya Dia lah yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui” (QS: Fus hilat :36). “Bersedih (selain takut karena Allah) tidak diajarkan dalam agama. Bahkan, kita banyak menemui ayat maupun hadis yang melarang kita untuk bersedih. Dan bila kita selalu berzikir, Allah akan selalu bersama kita,” jelasnya. “Janganlah kamu bersikap lemah, dan janganlah (pula) kamu bersedih hati, padahal kamulah orang-orang yang paling tinggi (derajatnya), jika kamu orang-orang yang beriman” (QS Ali ‘Imran :139).

(Helmi Ade Saputra)

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita muslim lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement