Zikir yang begitu ringan tapi memiliki banyak faedah adalah tasbih dan tahmid. Tasbih adalah mengucapkan subhanallah (Maha Suci Allah), sedangkan tahmid ucapan alhamdulillahi rabbil alamin (segala puji bagi Allah Tuhan semesta alam).
“Tasbih mengandung makna penyucian Allah SWT dari sifat ketidaksempurnaan, sedangkan tahmid mengandung makna penetapan terhadap kesempurnaan Allah SWT. Oleh karena itu, sering kita ketahui dan mendapati banyak orang zikir dengan menggabungkan dua kalimat ini,” ucap dosen Fakultas Syariah Universitas Darussalam Gontor, Ahmad Muqorrobin, saat dihubungi KORAN SINDO kemarin.
Hal tersebut termasuk dalam firman Allah SWT : “Maha Suci Tuhan pemelihara kamu, Tuhan pemilik kemuliaan dari apa yang mereka sifatkan. Dan salam (dilimpahkan) atas para rasul. Dan segala puji bagi Allah, Tuhan seluruh alam” (Surat as-Shaffat: 180-182).
Rasulullah SAW juga bersabda, ada dua kalimat yang ringan namun timbangan pahalanya sangat berat, yaitu tasbih yang disertai tahmid. “Dari Abu Hurairah RA. Rasulullah SAW bersabda: ‘Ada dua kalimat yang ringan saat diucapkan, namun berat dalam timbangan (di akhirat) dan sangat dicintai oleh Allah SWT yang Maha Pengasih, yaitu: Subhanallah wabihamdihi subhanallahil adzim’ (HR Bukhari dan Muslim).” Dalam hadis riwayat Abu Hurairah yang lain disebutkan keutamaan membaca kalimat ini.
“Siapa yang mengucap ‘Subhanallah wabihamdihi’ seratus kali dalam sehari, maka dosanya akan diampuni meskipun sebanyak buih di lautan” (HR Bu khari, Muslim, Ahmad, Nasai dan Ibn Majjah). Menurut Muqorrobin, selain diampuni dosa-dosanya, faedah atau keutamaan membaca tasbih dan tahmid ini juga dapat menambah rezeki. Hal ini sebagaimana disebutkan dalam hadis riwayat Bukhari Muslim: “Nabi Nuh AS berwasiat kepada putranya, ‘Aku berwasiat kepadamu (agar engkau senantiasa) mengucapkan tasbih dan tahmid, karena dua kalimat itu adalah salatnya para nabi, dan dengan kedua kalimat itu pula mereka dikaruniai rezeki’ (HR Muslim).”
Ucapan zikir tersebut akan semakin utama jika dilakukan saat bulan Ramadan. Zikir saat bulan Ramadan dapat dilaksanakan setiap saat di bulan Ramadan. “Pada bulan Ramadan segala amalan dapat berlipat pahala dan berkah. Termasuk pula melantunkan zikir. Selain itu sebuah hadis mengatakan bahwa salah doa yang paling mustajab adalah doa orang yang berpuasa ketika berbuka. Maka dari itu zikir saat bulan Ramadan memiliki keistimewaan tersendiri,” jelasnya.