nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Zikir, Amalan Ringan dengan Pahala Besar

Agregasi Koran Sindo, Jurnalis · Selasa 28 Mei 2019 00:05 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 05 27 614 2061054 zikir-amalan-ringan-dengan-pahala-besar-vC9SVYysUu.jpg Zikir amalan ringan dengan pahala besar (Foto : Aboutmuslim)

Zikir yang begitu ringan tapi memiliki banyak faedah adalah tasbih dan tahmid. Tasbih adalah mengucapkan subhanallah (Maha Suci Allah), sedangkan tahmid ucapan alhamdulillahi rabbil alamin (segala puji bagi Allah Tuhan semesta alam).

“Tasbih mengandung makna penyucian Allah SWT dari sifat ketidaksempurnaan, sedangkan tahmid mengandung makna penetapan terhadap kesempurnaan Allah SWT. Oleh karena itu, sering kita ketahui dan mendapati banyak orang zikir dengan menggabungkan dua kalimat ini,” ucap dosen Fakultas Syariah Universitas Darussalam Gontor, Ahmad Muqorrobin, saat dihubungi KORAN SINDO kemarin.

Hal tersebut termasuk dalam firman Allah SWT : “Maha Suci Tuhan pemelihara kamu, Tuhan pemilik kemuliaan dari apa yang mereka sifatkan. Dan salam (dilimpahkan) atas para rasul. Dan segala puji bagi Allah, Tuhan seluruh alam” (Surat as-Shaffat: 180-182).

Rasulullah SAW juga bersabda, ada dua kalimat yang ringan namun timbangan pahalanya sangat berat, yaitu tasbih yang disertai tahmid. “Dari Abu Hurairah RA. Rasulullah SAW bersabda: ‘Ada dua kalimat yang ringan saat diucapkan, namun berat dalam timbangan (di akhirat) dan sangat dicintai oleh Allah SWT yang Maha Pengasih, yaitu: Subhanallah wabihamdihi subhanallahil adzim’ (HR Bukhari dan Muslim).” Dalam hadis riwayat Abu Hurairah yang lain disebutkan keutamaan membaca kalimat ini.

“Siapa yang mengucap ‘Subhanallah wabihamdihi’ seratus kali dalam sehari, maka dosanya akan diampuni meskipun sebanyak buih di lautan” (HR Bu khari, Muslim, Ahmad, Nasai dan Ibn Majjah). Menurut Muqorrobin, selain diampuni dosa-dosanya, faedah atau keutamaan membaca tasbih dan tahmid ini juga dapat menambah rezeki. Hal ini sebagaimana disebutkan dalam hadis riwayat Bukhari Muslim: “Nabi Nuh AS berwasiat kepada putranya, ‘Aku berwasiat kepadamu (agar engkau senantiasa) mengucapkan tasbih dan tahmid, karena dua kalimat itu adalah salatnya para nabi, dan dengan kedua kalimat itu pula mereka dikaruniai rezeki’ (HR Muslim).”

Ucapan zikir tersebut akan semakin utama jika dilakukan saat bulan Ramadan. Zikir saat bulan Ramadan dapat dilaksanakan setiap saat di bulan Ramadan. “Pada bulan Ramadan segala amalan dapat berlipat pahala dan berkah. Termasuk pula melantunkan zikir. Selain itu sebuah hadis mengatakan bahwa salah doa yang paling mustajab adalah doa orang yang berpuasa ketika berbuka. Maka dari itu zikir saat bulan Ramadan memiliki keistimewaan tersendiri,” jelasnya.

Keistimewaan bulan Ramadan yang tidak ada di bulan-bulan lainnya adalah malam lailatulqadar. Ada beberapa ayat yang menjelaskan bahwa malam lailatulqadar bertepatan pada sepertiga malam ganjil di akhir bulan Ramadan.

Untuk menyambut malam lailatul qadar dianjurkan untuk banyak berdoa dan berzikir. Dalam hadis dari Aisyah RA berkata, “Katakan padaku wahai Rasulullah, apa pendapatmu jika aku mengetahui suatu malam adalah lailatulqadar? Apa yang aku katakan di dalamnya?” Beliau menjawab, “Katakanlah: ‘(Allahumma innaka ‘afuw - wun tuhibbul ‘afwa fa’fu anni’ ) Ya Allah sesungguhnya Engkau Maha Pemaaf lagi Maha Mulia yang menyukai permintaan maaf, maafkanlah aku” (HR Tirmidzi dan Ibnu Majah).

Sementara itu Wakil Ketua Komisi VIII DPR Sodiq Mudjahid menyatakan, alangkah baiknya umat Islam mengisi hari-hari pada bulan Ramadan dengan berzikir. Zikir dapat dilakukan dengan lisan atau pun dalam hati.

Allah juga berfirman, yang artinya, “Laki-laki dan perempuan yang banyak menyebut (nama) Allah, Allah telah menyediakan untuk mereka ampunan dan pahala yang besar” (QS Al-Ahzab: 35). “Ada beberapa keutamaan berzikir seperti hati menjadi tenang dan tenteram. Semua orang membutuhkan ketenangan batin dan untuk mendapatkan ketenangan batin bukanlah hal yang mustahil. Allah mengajarkan kepada kita langkah nyata mendapatkan ketenangan hati, yaitu dengan berzikir. Mengingat Allah hati akan tenteram,” ucapnya.

bacaan dzikir

Seperti apa yang Allah katakan di dalam Alquran yang artinya, “(yaitu) orang-orang yang beriman dan hati mereka menjadi tenteram dengan mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah-lah hati men jadi tenteram” (QS Ar-Raad :28).

Selain itu, sambungnya, zikir juga dapat menghapus dosa-dosa dan mengusir setan, dan menghilangkan kesedihan hati. Seperti hadis yang disampaikan Abu Hurairah RA, Rasulullah SAW bersabda, “Siapa yang mengucapkan: Subhanallah wa Bihamdihi (Maha Suci Allah dan segala puji bagi-Nya) sebanyak seratus kali, maka dihapuskan segala kesalahan (dosa)-Nya walaupun sebanyak buih di laut” (Muttafaq ‘alaih).

Allah SWT berfirman, “Dan jika syaitan mengganggumu dengan suatu gangguan, maka mohonlah perlindungan kepada Allah. Sesungguhnya Dia lah yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui” (QS: Fus hilat :36). “Bersedih (selain takut karena Allah) tidak diajarkan dalam agama. Bahkan, kita banyak menemui ayat maupun hadis yang melarang kita untuk bersedih. Dan bila kita selalu berzikir, Allah akan selalu bersama kita,” jelasnya. “Janganlah kamu bersikap lemah, dan janganlah (pula) kamu bersedih hati, padahal kamulah orang-orang yang paling tinggi (derajatnya), jika kamu orang-orang yang beriman” (QS Ali ‘Imran :139).

1
2

Berita Terkait

Serba-serbi Muslim

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini