Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Benarkah Setan Dibelenggu saat Ramadan?

Leonardus Selwyn Kangsaputra , Jurnalis-Kamis, 30 Mei 2019 |15:21 WIB
Benarkah Setan Dibelenggu saat Ramadan?
Ilustrasi (Foto: Shutterstock)
A
A
A

Tanya:

Assalamualaikum wr wb,

Pak Ustads, saya ingin tanya, benarkah setan dibelenggu saat bulan Ramadan?

 

Jawab:

Waalaikumsalam wr wb,

Suasana maksiat masih sangat terasa di bulan Ramadan. Tidak hanya di lingkungan, termasuk diri kita sendiri, untuk menghindari maksiat, terasa masih sangat susah. Sementara Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam menyebutkan bahwa ketika datang Ramadan, setan dibelenggu.

 

Apakah berarti hadis ini sudah tidak berlaku? Atau hadisnya tidak benar?

 

Tentu saja, Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam tidak bohong. Beliau as-Shadiq (orang yang benar) dan al-Mashduq (wajib dibenarkan). Hadisnya juga shahih. Riwayat Bukhari Muslim. Di mana sisi masalahnya?

 

Ketika kita menghadapi hadis shahih, namun ada hal yang mengganjal sehingga masih kita pertanyakan, maka kedepankan pernyataan ini,

 

‎اتهم رأيك، اتهم نفسك

 

“Salahkan akalmu… salahkan dirimu”

 

Doktrin diri kita, Alquran itu benar, hadis itu benar, Rasul itu benar, hadis itu tidak ada cacatnya. Selanjutnya, ini semua karena keterbatasan saya dalam memahaminya. Ini karena ketidaktahuan saya.

 

Husnudzan (berprasangka baik-red) kepada hadis, dan suudzan (berprasangka buruk-red) kepada diri sendiri.

 

Sebelumnya, kita simak hadisnya:

 

Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

 

‎إِذَا جَاءَ رَمَضَانُ فُتِّحَتْ أَبْوَابُ الْجَنَّةِ وَغُلِّقَتْ أَبْوَابُ النَّارِ وَصُفِّدَتِ الشَّيَاطِينُ

 

“Apabila Ramadan tiba, pintu surga dibuka, pintu neraka ditutup, dan setan dibelenggu.” (HR. Bukhari no. 1899 dan Muslim no. 1079).

 

Ustadz Ammi Nur Baits

(Utami Evi Riyani)

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita muslim lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement