SBY Sebut Arwah Ibu Ani Masih Bersama Kita, Benarkah Demikian?

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Selasa 11 Juni 2019 18:10 WIB
https: img.okezone.com content 2019 06 11 616 2065419 sby-sebut-arwah-ibu-ani-masih-bersama-kita-benarkah-demikian-KZK3wjDTwD.jpg Prosesi Pemakaman Ani Yudhoyono

SEPEKAN lebih sudah Indonesia ditinggal sosok negarawan Ani Yudhoyono. Hal ini ternyata masih menyisakan kesedihan mendalam di hati keluarga, tak terkecuali suami tercinta Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

SBY pun terpantau sangat terpukul dengan meninggalnya istri tercinta, Ani Yudhoyono. 43 tahun bersama tentu memberi kesan mendalam bagi SBY dan hal tersebut membuat dirinya merasa bahwa Ibu Ani masih ada di sampingnya.

Ini juga sesuai dengan pernyataannya ke awak media belum lama ini. Dalam pernyataannya itu, SBY mengatakan bahwa Ibu Ani Yudhoyono belum mendatanginya lagi dalam mimpi. Tapi, hal itu dia sikapi dengan positif. "Mungkin Ibu Ani tidak mau mengganggu pikiran saya," katanya.

Setelah itu SBY mengatakan hal yang mengejutkan. Ya, menurut SBY, arwah Ibu Ani masih ada di samping dia dan keluarganya. "Tapi saya yakin kalau arwah Ibu Ani masih bersama kita," tambahnya.

Menyikapi pernyatan SBY ini, Okezone coba mengonfirmasi pada Ustadz Mahfud Said terkait apakah memang benar arwah manusia masih ada di dunia sekali pun dia sudah meninggal. Seperti apa jawabannya?

Pada Okezone, Ustadz Mahfud menjelaskan kalau memang benar orang Islam yang meninggal itu arwahnya masih ada di sekitar rumah selama satu bulan. Hal ini sesuai juga dengan hadist Rasulullah berikut ini;

عَنْ أَبِيْ هُرَيْرَةَ رَضِيَ الله عَنْهُ عَنْ رَسُوْلِ الله صَلَّى الله عَلَيْهِ وَسَلَّمَ : إِذَا مَاتَ اْلمُؤْمِنُ حَامَ رُوْحُهُ حَوْلَ دَارِهِ شَهْراً فَيَنْظُرُ إِلَى مَنْ خَلَفَ مِنْ عِياَلِهِ كَيْفَ يَقْسِمُ مَالَهُ وَكَيْفَ يُؤَدِّيْ دُيُوْنَهُ فَإِذاَ أَتَمَّ شَهْراً رُدَّ إِلَى حَفْرَتِهِ فَيَحُوْمُ حَوْلَ قَبْرِهِ وَيَنْظُرُ مَنْ يَأْتِيْهِ وَيَدْعُوْ لَهُ وَيَحْزِنُ عَلَيْهِ فَإِذَا أَتَمَّ سَنَةً رُفِعَ رُوْحُهُ إِلَى حَيْثُ يَجْتَمِعُ فِيْهِ اْلأَرْوَاحُ إِلَى يَوْمِ يُنْفَخُ فِيْ الصُّوْرِ

Artinya, "(Diriwayatkan) dari Abu Hurairah r.a., dari Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam, apabila seorang mukmin meninggal dunia, maka arwahnya berkeliling di seputar rumahnya selama satu bulan. Dia memperhatikan keluarga yang ditinggalkannya bagaimana mereka membagi hartanya dan membayarkan utangnya.

Apabila telah sampai satu bulan, maka arwahnya itu dikembalikan ke makamnya dan dia berkeliling di seputar kuburannya selama satu tahun, sambil memperhatikan orang yang mendatanginya dan mendoakannya serta orang yang bersedih atasnya.

Apabila telah sampai satu tahun, maka arwahnya dinaikkan ke tempat di mana para arwah berkumpul menanti hari ditiupnya sangkakala."

Menyikapi hal ini, Ustadz Mahfud juga menyarankan setiap anggota keluarga yang ditinggalkan membaca doa untuk almarhum atau almarhuman. Jika memang yang meninggal orangtua, maka para anaknya disarankan untuk membaca doa orangtua sebanyak 10 kali dalam setiap salat 5 waktunya.

"Menurut guru saya, jika orangtua yang meninggal, jangan pernah lupa membaca doa orangtua selepas salat minimal 10 kali. Jadi, kalau per hari berarti ngasih doanya 50 bacaan," terang dia.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini