nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Apa Hukum Bisnis Mata Uang Kripto dalam Islam? Ini Penjelasan Buya Yahya

Agregasi Solopos, Jurnalis · Selasa 18 Juni 2019 15:40 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 06 18 616 2067850 apa-hukum-bisnis-bitcoin-dalam-islam-ini-penjelasan-buya-yahya-OlEm2hjH89.jpg Buya Yahya jelaskan hukum Bitcoin (Foto : Al-Bahjah TV/Youtube)

Trading cryptocurrency (mata uang kripto) seperti Bitcoin menjadi salah satu pilihan investasi. Hal ini yang juga dilakukan pendiri CV Mitra Sukses Bersama (MSB), Sugiyono, saat menjelaskan himpunan uang dari para peternak semut rangrang mitra CV Mitra Sejahtera Bersama (MSB) diputar.

Uang yang dihimpun dari para peternak semut rangrang mitra CV Mitra Sejahtera Bersama (MSB) dipastikan diputar untuk trading cryptocurrency (mata uang kripto). Hal itu terungkap dalam jumpa pers yang dihadiri pendiri CV Mitra Sukses Bersama (MSB), Sugiyono, di Rumah Makan Rosojoyo 2, Nglorog, Sragen, Senin (17/6/2019).

“Jadi selama lima tahun, kami bayar hasil panen [semut rangrang] kepada mitra senilai Rp7 triliun. Sumbernya ya hasil perputaran uang dari pengamanan konvensional, pengamanan trading dan pengamanan kripto. Sebanyak 90% itu kripto," katanya.

Sugiyono mengklaim bisa mendapatkan keuntungan besar ketika nilai uang kripto yang dia pegang mengalami kenaikan. Dia juga mengaku tak pernah mengalami masalah dalam investasi melalui uang kripto.

Investasi dalam bentuk trading cryptocurrency memang banyak menjadi pembahasan hangat di kalangan ekonom dan pengamat digital beberapa waktu belakangan. Bukan hanya itu, banyak juga yang mempertanyakan ketentuan syariah mengenai investasi dalam bentuk mata uang digital ini. Lantas bagaimanakah ketentuan syariah mengenai investasi dalam bentuk Bitcoin?

Penjelasan Buya Yahya

Ulama karismatik asal Cirebon, Yahya Zainul Maarif atau yang akrab disapa Buya Yahya, juga sempat mendapat pertanyaan seputar hukum berbisnis Bitcoin. Buya secara tegas menyampaikan hasil ijtihad dari sejumlah ulama yang memutuskan Bitcoin. Buya secara ringkas menjabarkan sejumlah alasannya.

"Bitcoin itu kalau kita cermati sumbernya dari mana? Anda tahu sumbernya? siapa yang membuat? itu perorangan atau organisasi? coba ditanya saja bingung" katanya. "Sesuatu yang tidak jelas, hanya angka-angka saja, bukan seperti uang yang bisa dipegang dan seterusnya,"lanjutnya.

Buya Yahya

Buya juga menjelaskan berbisnis Bitcoin tidak ada jaminan dari negara karenanya jika ada persoalan di kemudian hari seperti apa penyelesaiannya. "Coba kalau Anda punya masalah [dengan bisnis Bitcoin] bagaimana Anda menyelesaikannya?" sebutnya.

"Belum lagi kemungkinan akan dibobol oleh orang-orang, sehingga akan habis nilainya, bisa saja," kata Buya.

Pada intinya Buya Yahya menyoroti soal ketidakjelasan transaksi mata uang kripto atau Bitcoin. Apalagi nilai fluktuasi nilai ekonomi Bitcoin yang dipengaruhi oleh persepsi. "Dia akan semakin terangkat [nilainya] hanya karena kepercayaan orang saja," sebut Buya Yahya.

(hel)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini