nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Doa Tidak Kunjung Dikabulkan, Ini Kuncinya

Gurais Alhaddad, Jurnalis · Selasa 18 Juni 2019 19:30 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 06 18 618 2067884 doa-tidak-kunjung-dikabulkan-ini-kuncinya-LJjDKLv1oF.jpg Keajaiban doa agar dikabulkan (Foto: Freepik)

TAK sedikit orang merasa bimbang karena doa yang mereka panjatkan kepada Allah SWT tidak kunjung dikabulkan. Mengapa demikian dan apa yang harus dilakukan umat islam agar doa dikabulkan oleh Allah.

Berikut adalah ulasan mengenai kunci agar doa dikabulkan oleh Allah SWT dikutip dari beberapa sumber, Selasa (18/06/2019).

Dalam kitab al-Du’â al-Ma’tsûrât wa Âdâbuhu wa Mâ Yajibu ‘alâ al-Dâ’î Ittibâ’uhu wa Ijtinâbuhu, Imam Abu Bakr al-Thurthusyi Mengatakan: “Andai doa tak kunjung dikabulkan, janganlah kau menangguhkan (mengendurkan) apa yang yang kau minta. Karena sesungguhnya di setiap hal ada waktunya, dan doa tidak (bisa) menyelisihi apa yang telah ditentukan sebelumnya.” (Imam Abu Bakr al-Thurthusyi, al-Du’â al-Ma’tsûrât wa Âdâbuhu wa Mâ Yajibu ‘alâ al-Dâ’î Ittibâ’uhu wa Ijtinâbuhu, Beirut: Dar al-Kutub al-Ilmiyyah, 2002, h. 20)

 Doa

Yang berartinya, setiap doa yang kita panjatkan memiliki waktunya sendiri-sendiri untuk di kabulkan. Kita hanya bisa meminta. Soal kapan dan bagaimana bentuk pengabulannya, kita harus berpasrah diri kepada Allah.

Karena Allah yang paling tahu apa yang terbaik untuk kita, yang perlu kita lakukan adalah melapangkan hati kita, menyerahkan segalanya, tidak terburu-buru menuntut pengabulannya, tidak berputus asa dari rahmat-Nya, dan tetap yakin Allah pasti mengabulkannya. Setiap kali kita berdoa, kita tidak boleh terburu-buru menyimpulkan bahwa doa tak kunjung dikabulkan.

Kita harus memiliki keyakinan penuh dalam berdoa. seperti yang dikatakan Imam al-Bukhari dan Imam Abu Dawud, bahwa Nabi Muhammad bersabda: “Akan dikabulkan (doa) salah seorang di antara kalian selama ia tidak tergesa-gesa (menuntut pengabulannya), sampai ia berkata: ‘Sungguh aku telah berdoa, namun belum juga dikabulkan untukku.” (Imam Abu Bakr al-Thurthusyi, al-Du’â al-Ma’tsûrât wa Âdâbuhu wa Mâ Yajibu ‘alâ al-Dâ’î Ittibâ’uhu wa Ijtinâbuhu, 2002, h. 20)

Orang yang mengeluh atau mengatakan doa dia tidak dikabulkan oleh Allah sama saja orang itu secara tidak langsung telah berprasangka buruk kepada Allah, dan menunjukkan ketidak yakinan bahwa doanya akan terkabul. Padahal, sikap yang harus ditunjukkan bukan mengeluh melainkan adalah dengan bersabar, berprasangka baik kepada Allah dan berkeyakinan penuh Allah akan mengabulkannya. jangan sekali-kali kita menampakkan sikap tak percaya dan mengeluhkan Tuhan yang tak kunjung mengabulkan doa kita.

Karena pengabulan doa memiliki banyak ragam. Bisa jadi ditunda bisa jadi dipercepat, bisa jadi diganti dengan yang lebih baik sebagai anugerah, atau diganti yang lebih ringan sebagai ujian. Semua doa dijamin pengbulannya namun tidak lepas dari khendak dan ketetapan Allah SWT.

Disisi lain banyak dari kita kurang bersyukur atas semua anugerah yang kita terima, tapi kita selalu menuntut hal lain yang mungkin kita akan lalai mensyukurinya kembali ketika tuntutan itu terpenuhi.

Jadi, ada baiknya sebelum mengeluhkan doa yang tak kunjung terkabul, kita harus memeriksa diri kita terlebih dahulu, apakah kita telah cukup bersabar dan bersyukur atas semua ujian dan anugerah yang Allah berikan, sehingga kita tidak akan pernah meragukan Allah SWT. Jadi bagi orang yang menganggap doanya tidak kunjung dikabulkan lebih baik buang jauh-jauh pemikiran tentang itu. Bersabarlah dan bersyukurlah sebab ini adalah kunci agar doa mereka dikabulkan oleh Allah SWT.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini