Juru bicara pemerintah setempat Hussain Al Qahtani menyebutkan beberapa suhu udara di sejumlah tempat di Kota Jeddah yang mengalami kenaikan. Seperti di Bandara International King Abdulaziz yang suhunya mencapai 48 derajat Celcius, di kawasan Yanbu 43 derajat Celcius, dan 47 derajat Celcius di Kota Arafat, Mekkah.
Suhu ekstrem ini juga dibarengi dengan hembusan angin panas sehingga membuat para penduduk di kawasan perumahan Red Sea Coastal City jatuh sakit dan kelelahan.
Seorang Climatologist dan Peneliti Cuaca, Abdulaziz Al Hossa mengatakan, Kota Jeddah akan terus dilanda cuaca ekstrem untuk tiga hari kedepan.
"Ini akan sangat mengkhawatirkan bagi para penduduk maupun wisatawan. Namun suhu akan menurun di malam hari," katanya.
(Muhammad Saifullah )