Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Tentang Salat Jenazah di Setiap Usai Salat Fardhu di Tanah Suci

Iqbal Dwi Purnama , Jurnalis-Rabu, 17 Juli 2019 |07:59 WIB
Tentang Salat Jenazah di Setiap Usai Salat Fardhu di Tanah Suci
Masjid Nabawi (Foto: Pixabay)
A
A
A

Sebelum dilaksanakannya salat jenazah, muadzin pasti akan mengumumkannya terlebih dahulu. "Akan ada pengumumannya menggunakan bahasa arab. Misalnya ketika sudah selesai salat rawatib, nanti ada pengumuman dari muadzin, soal siapa yang disalatkan." ujar Ustadz Najmi Fathoni.

Ustadz Najmi juga menjelaskan, lafadz yang dikumandangkan juga berbeda. Jika yang disebutkan "Ash-shalatu 'alal mayyiti rohimakumullah" maka yang di salatkan satu mayat laki-laki. Jika yang disebutkan "Mayyitati" maka itu artinya satu mayat perempuan.

Jika dikatakan "Ash-sholatu 'alat thifli rohimakumullah. artinya panggilan salat jenazah untuk mayit anak-anak. Sedangkan jika "Ash-sholatu 'alal amwat rohimakumullah" artinya panggilan salat jenazah untuk mayit yang jumlahnya banyak.

Tata cara untuk melakukan salat tersebut juga sama dengan salat jenazah pada umumya. Menggunakan 4 kali takbir, tanpa rukuk dan sujud. Rakaat pertama membaca Al Fatihah, rakaat kedua baca salawat, rakaat ketiga dan keempat membaca doa.

(Renny Sundayani)

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita muslim lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement