Menurut penelitian pada tahun 2016 oleh Pew Research Center, sekitar 500.000 orang masuk Islam antara 2010-2015. Itu menjadi fakta bahwa Islam berkembang pesat di Amerika Barat.
Di Amerika Serikat saja, jumlah Muslim telah meningkat secara dramatis, dari sekitar 10.000 pada 1900 menjadi tiga juta atau lebih pada 1991, bahkan mencapai 4,5 juta.
Di Amerika, mayoritas mualaf Muslim adalah Afrika-Amerika, tetapi ada juga sejumlah besar Anglo-Amerika yang pindah agama, banyak dari mereka berpendidikan tinggi.
Di antaranya Ibrahim Douglas Hooper yang merupakan Muslim Amerika. Hooper adalah Direktur Komunikasi Nasional dan juru bicara Dewan Hubungan Amerika-Islam (CAIR). Ia dilahirkan di Kanada dari keluarga keturunan Eropa dan bermigrasi ke AS setelah masuk Islam.
(Dyah Ratna Meta Novia)