nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Diduga Ambil Gorengan 3 Bayar 1, Remaja Ini Salat Kejedot Kusen!

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Senin 22 Juli 2019 17:01 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 07 22 614 2082043 viral-video-remaja-saat-salat-bagaimana-hukumnya-eUsb28ZSrJ.jpg Viral video salat ketawa (Foto: Twitter)

BEREDAR video viral di media sosial memperlihatkan sekelompok anak sekolah sedang salat. Dalam video tersebut, mereka tampak tertawa di akhir salat karena kejadian yang tak disengaja.

Ya, remaja yang salat di sisi pojok kepalanya membentur kusen jendela masjid tempat mereka salat. Suara yang sangat keras membuat teman-teman yang salat di sampingnya kaget dan tertawa setelahnya. Salat pun jadi tidak khusyu. Dalam video viral tersebut, si perekam asli video menuliskan caption; "Azab Ambil gorengan 3 bayarnya 1".

Sedangkan, akun Twitter yang membagikan ulang video itu, @chickenbalado menuliskan caption, "Akibat salat after nge-club". Melihat video itu, banyak netizen yang menyayangkan salat mereka sudah rakaat terakhir. "Sudah ramaak terakhir eh batal wkwkwk," tulis @Heinnana. Lalu, ada juga netizen yang berkomentar serupa, "Udah tahiyat akhir lagi," kata @jemimatasya.

Mengetahui hal ini, Okezone coba menanyakan hukum salat tapi tertawa seperti video viral tersebut. Apakah memang membatalkan atau bisa langsung melanjutkan kembali salatnya?

Ketua Ikatan Sarjana Quran Hadis Indonesia Ustadz Fauzan Amin menerangkan, untuk menjawab kondisi yang demikian, itu bisa dilihat dari dalilnya yang mengacu pada hadist Imam ad-Daruqutni, Rasulullah bersabda:

الضحك ينقض الصلاة ولاينقض الوضوء

Artinya, “Tertawa dapat membatalkan shalat tapi tidak membatalkan wudhu.” (ad-Daruqutni)

قال: (فرع) في مذاهبهم في الضحك والتبسم في الصلاة: مذهبنا أن التبسم لا يضر وكذا الضحك إن لم يبن منه حرفان فإن بان بطلت صلاته

"Cabang permasalahan dalam menjelaskan pendapat-pendapat para ulama dalam menjelaskan status tertawa dan tersenyum dalam shalat. Mazhab kita (Syafi’iyah) berpandangan, sesungguhya tersenyum saat shalat tidak membahayakan (tidak membatalkan) pada shalat, begitu juga tertawa jika tidak tampak dua huruf dari tawanya. Jika tampak dua huruf dari tawanya maka shalatnya menjadi batal.” (Abu Zakaria Yahya an-Nawawi, al-Majmu’ ala Syarh al-Muhazzab, Juz 4, Hal. 89).

Ustadz Fauzan melanjutkan, jika mengacu pada madzhab syafi'e, ketawa itu sama dengan bicara, hanya saja bedanya; Jika ketawa terbehak-bahak jelas membatalkan solat.

"Tapi, jika mencoba menahan tawa (tidak mengeluarkan suara atau sekedar senyum) maka tidak sampai membatalkan solat," kata Ustadz Fauzan pada Okezone, Senin (22/7/2019).

Dia menambahkan, hanya saja, apa pun alasannya, tindakan ini mengurangi pahala dan bahkan bisa merusak nilat salatnya. "Walau pun secara fiqih salatnya tetap sah," tambah Ustadz Fauzan.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini