Haters atau orang yang membenci kita adalah orang yang tidak suka dengan apa yang kita perbuat, kita kerjakan, dan sifat dari kita. Bahkan seorang haters bisa sangat membenci perbuatan baik dari kita, mereka bisa mencari celah untuk melihat sisi buruk dari apa yang kita kerjakan.

Pada zaman dahulu, haters kebanyakan dari lingkungan kita sendiri. Namun, pada zaman dengan teknologi yang berkembang dengan pesat ini, haters bisa berasal dari mana saja, bahkan orang yang terlampau jauh dari negara berbeda pun bisa menjadi haters kita.
Menanggapi dan menuruti perkataan seorang yang membenci kita sungguh tidak akan ada habisnya. Mengutip dari perkataan K.H. Abdullah Gymnastiar atau yang kita kenal dengan Aa Gym pada video yang diunggah di Instagram oleh akun @tausiyahku_, beliau berkata, “Ujaran kebencian dari orang lain adalah cerminan bagi mereka sendiri, bukan menjadi ancaman bagi diri kita. Ancaman untuk diri kita adalah keburukan kita sendiri.
"Perkataan orang lain tidak ada pengaruhnya. Nasib kita bukan ditentukan oleh perkataan orang, mulut orang. Hakikatnya Allah-lah yang menentukan takdir.”
Beliau juga menjelaskan, perkataan jelek dari orang lain itu adalah ladang bagi diri kita sendiri untuk bersyukur, ladang untuk tidak melakukan hal yang sama, ladang untuk kita bisa memaafkan kesalahan orang lain dan mendoakan kebaikan kepada mereka.
“Kita ini tidak boleh dipenjara oleh keburukan orang kepada kita. Kita tidak boleh diatur oleh keburukan orang kepada kita,” ucap Aa Gym.