Share

Arab Saudi Latih 500 Petugas untuk Menyambut Jemaah Haji

Annisa Aprilia Nilam Sari, Jurnalis · Kamis 01 Agustus 2019 15:09 WIB
https: img.okezone.com content 2019 08 01 614 2086332 arab-saudi-latih-500-petugas-untuk-menyambut-jemaah-haji-PC41Uk553K.jpg Jemaah haji mulai membanjiri berbagai tempat di Madinah (Foto: Saudi Tourism)

Ratusan siswa pengontrol paspor Saudi diberikan pelatihan bahasa khusus sebagai bagian dari upaya meningkatkan komunikasi dengan para jemaah haji yang berduyun-duyun ke Arab Saudi.

Makkah

Direktur Administrasi Umum untuk Pelatihan di Departemen Paspor Saleh bin Saad Al-Merbaa mengatakan, Direktorat Jenderal Paspor Saudi saat ini memiliki 500 peserta pelatihan tentang skema pembelajaran yang mencakup lebih dari 10 bahasa.

โ€œProgram ini bukan yang pertama. Ini dimulai dari dua tahun lalu, tetapi setiap tahunnya lebih dikembangkan, diperbarui, dan mulai ditetapkan kriteria yang lebih tepat untuk memilih pelamar terbaik dari para siswa yang mengikuti program pelatihan yang diperlukan untuk berkontribusi pada pengembangan keterampilan mereka untuk melayani jemaah haji," kata Al Merbaa seperti dilansir Arab News, Kamis (1/8/2019).

Petugas paspor saat ini bekerja di aula dan terminal haji di Bandara Internasional King Abdul Aziz di Jeddah dan Bandara Internasional Pangeran Mohammed bin Abdul Aziz di Madinah. Mereka bisa berbicara bahasa Inggris, Spanyol, Indonesia, Jepang, Persia, Urdu, Turki, dan beberapa bahasa lainnya.

Langkah ini merupakan bagian dari serangkaian inisiatif yang diperkenalkan di Kerajaan Arab Saudi untuk mempercepat prosedur administrasi dan kemudahan perjalanan bagi para jemaah haji yang masuk dan meninggalkan negara itu.

Al-Merbaa mengatakan, "Kami ingin mencerminkan citra Kerajaan Arab Saudi yang baik. Semua orang tahu bahwa petugas paspor adalah orang pertama yang dilihat pengunjung ketika mereka tiba di Kerajaan Saudi dan yang terakhir ketika mereka pergi."

Dengarkan Murrotal Al-Qur'an di Okezone.com, Klik Tautan Ini: https://muslim.okezone.com/alquran

"Karyawan ini harus sangat terlatih dan mampu berkomunikasi dengan semua warga negara dalam berbagai bahasa mereka," terang Al-Merbaa.

Dia menunjukkan, departemen paspor bertujuan untuk menyediakan personel yang efisien dan terlatih untuk menangani sejumlah besar jemaah haji dan umrah yang tiba di kerajaan itu setiap tahun dari seluruh dunia.

"Selain itu, karyawan di semua pelabuhan, darat, laut, dan udara, harus mengikuti program pelatihan dan kursus yang berkaitan dengan bahasa di dalam dan di luar kerajaan," kata Al-Merbaa.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini