Kisah Nahas Pemilik Rumah Makan yang Bersekutu dengan Setan

Novie Fauziah, Jurnalis · Sabtu 10 Agustus 2019 14:00 WIB
https: img.okezone.com content 2019 08 10 614 2090187 kisah-nahas-pemilik-rumah-makan-yang-bersekutu-dengan-setan-zwD5NAIGAr.jpg Ilustrasi (Foto : Dailymeal)

Berdagang adalah pekerjaan Rasulullah SAW, untuk mencari nafkah. Supaya laris dan tetap berkah, tentunya harus disertai dengan ibadah. Tapi, bagaimana jika usaha yang dibangun hasil dari pesugihan atau bersekutu dengan setan?

Juni 2019 lalu, beredar informasi tentang rumah makan yang bangkrut karena konon, pemilik melakukan pesugihan atau bersekutu dengan setan. Berita ini bermula dari postingan di twitter warganet, @Tinyxlalala1.

Dalam postingannya tersebut dia mengatakan, jika rumah makan yang menggunakan pesugihan itu benar adanya. Yaitu si pemilik melakukan 'perjanjian' dengan setan, dimaksudkan supaya dagangannya selalu laris pembeli.

rumah makan

(Foto: Twitter/@Tinyxlalala1)

Diceritakannya, lokasi rumah makan tersebut tidak jauh dari tempat tinggal pemilik akun @Tinyxlalala1 ini dan setiap harinya selalu ramai dikunjungi pembeli. Hingga hampir habis empat kuintal beras per harinya.

Padahal diketahui sebelumnya, rumah makan ini masih sepi pembeli. Hanya satu hingga dua orang saja setiap harinya.

Tapi nahas, rumah makan ini tiba-tiba bangkrut setelah pemiliknya pulang menunaikan ibadah haji 2010 lalu karena ingin bertaubat, setelah apa yang dilakukannya telah menyekutukan Allah dengan setan demi kepentingan dunia.

Bukan hanya usahanya saja yang bangkrut. Tapi, tubuhnya kini kurus kering tidak seperti dulu dia berbadan gemuk. Lebih parahnya lagi si pemilik rumah makan ini sering sakit-sakitan, keluar masuk rumah sakit. Hingga pada suatu hari, dia sering menggigit bibirnya sampai berdarah.

"Makanya, keluarga dia kadang ngasih sendok supaya si pemilik usaha nggak ngelukain bibirnya yang sudah parah banget kondisinya. Selain itu, kalau sakitnya lagi kambuh, matanya melotot terus dan serem banget," katanya.

Hampir di semua agama tidak membenarkan, jika manusia bersekutu dengan jin atau setan. Dalam Islam pun haram hukumnya jika manusia bersekutu dengan selain Allah. Seperti hadist berikut:

وَإِنِّي خَلَقْتُ عِبَادِي حُنَفَاءَ كُلَّهُمْ، وَإِنَّهُمْ أَتَتْهُمْ الشَّيَاطِينُ فَاجْتَالَتْهُمْ عَنْ دِينِهِمْ، وَحَرَّمَتْ عَلَيْهِمْ مَا أَحْلَلْتُ لَهُمْ، وَأَمَرَتْهُمْ أَنْ يُشْرِكُوا بِي مَا لَمْ أُنْزِلْ بِهِ سُلْطَانًا. رواه مسلم

"Dan sesungguhnya Aku telah menciptakan hamba-hamba-Ku semua dalam keadaan hanif (lurus), dan sungguh mereka lalu didatangi oleh setan-setan yang menjauhkan mereka dari agama mereka, mengharamkan apa yang telah Aku halalkan, dan memerintahkan mereka untuk menyekutukan-Ku dengan hal-hal yang tidak pernah Aku wahyukan kepada mereka sedikit pun." (H.R Muslim)

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini