nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Gus Mus Ungkap Tanda-Tanda Kewalian Mbah Moen!

Senin 12 Agustus 2019 20:04 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 08 12 614 2090985 gus-mus-ungkap-tanda-tanda-kewalian-mbah-moen-QYtwafJp9u.jpg Gus Mus melihat kewalian Mbah Moen (Foto: Inst)

Kediaman almarhum KH Maimoen Zubair atau Mbah Moen tak henti-hentinya dipadati para santri dan masyarakat untuk ikut mendoakan Mbah Moen yang wafat Selasa (6/8/2019) di Makkah Al-Mukarramah, tak terkecuali KH Ahmad Musthofa Bisri (Gus Mus).

 Mbah Moen dicintai banyak orang

Meski dengan raut wajah kehilangan dan sesekali meneteskan air mata, dalam kesempatan itu Gus Mus berkesempatan memberikan kisah bersama Mbah Moen di hadapan ribuan masyarakat yang hadir Yasinan dan tahlil bersama yang digelar di pondok pesantren Al-Anwar di Desa Karang Mangu Kecamatan Sarang.

Seperti dilansir NU Online, menurut Gus Mus, Mbah Moen merupakan sosok yang dicintai oleh Allah SWT yang patut kita contoh dan teladani bersama gaya hidupnya. Meskipuan ia memiliki rasa was-was ketika mendapatkan cerita dari Kiai Nawawi Suyuti yang menjadi utusan putra-putra Mbah Moen untuk sowan matur mencegah agar tidak berangkat haji tahun ini.

Namun sebelum selesai mengutarakan maksud dan tujuan kedatangannya, Mbah Moen sudah memotong pembicaraan Kiai Nawawi dan spontan menegaskan jika harus tetap naik haji tahun ini.

“Saya kaget sekali sejak hari Selasa sampai sekarang ketika mendengar kabar KH Maimoen kapundut. Meskipun saya sudah merasat tak enak sejak Kiai Nawawi Suyuti bercerita kepada saya, ketika sowan Mbah Maimoen sebagai utusan putra-putranya untuk mencegah Mbah Moen tidak berangkat Haji tahun ini.

Baru setengah matur, Mbah Moen sudah memotong pembicaraan. “Arep ngongkon ora berangkat yo, karepe dewe,” kata Mbah Moen mengutip pembicaraan Gus Mus.

Menurut Pengasuh Pesantren Raudlatut Tholibien, Leteh, Rembang itu, jika Allah SWT mencintai seseorang hambanya, maka Allah akan mengutus Malaikat Jibril untuk mencintainya.

Begitu juga dengan Malaikat Jibril akan menyampaikan hal tersebut kepada seluruh malaikat yang ada di alam semesta ini. Gus Mus menyebut contoh nyata makhluk yang dicintai Allah adalah Mbah Maimoen.

“Siapa yang tidak cinta Mbah Moen, bukan hanya santri, politisi, non-muslim sampai mengadakan doa di gereja-gereja. Sampai ada yang berebut untuk mendoakan Mbah Moen di Ma’la. Padahal tradisi NU itu yang mendoakan orang meninggal semua kalangan. Sampai ada yang bertengkar,” ujarnya.

Gus Mus heran, Allah kalau mencintai seorang hambanya, akan mengutus Malaikat Jibril untuk mencintai orang tersebut. Jibril juga akan bilang dengan malaikat yang lain jika Allah mencintai orang tersebut.

Setelah itu orang-orang di seluruh dunia akan mencintai orang tersebut, contohnya Mbah Maimoen. “Padahal orang yang bertengkar itu gak tau kalau tradisi NU itu didoakan orang banyak. Kalau dalil dari atas seperti itu, maka alam akan mencintainya,” kata Gus Mus.

Bahkan di tengah-tengah bercerita, ulama sekaligus budayawan itu tak sungkan menangis dan mengusap air matanya yang menunjukkan ulama besar PBNU itu merasakan kesedihan yang tak berkesudahan.

Gus Mus menjelaskan, hal yang patut diteladani tak hanya ilmunya, tindak-tanduknya atau sikapnya, tetapi kepeduliannya kepada umat ini yang harus kita contoh.

 Gus Mus sedih ditinggal Mbah Moen

“Bukan hanya ilmu, tetapi akhlak, tindak-tanduk, dan kepedulian kepada umat. Kalau orang pintar banyak, tetapi yang peduli kepada siapa saja, bisa njenengan lihat. Sampean bisa lihat tanya sama putra-putranya kenapa Mbah Moen di PPP ini karena Mbah Moen kasihan kala itu gak ada kiainya di partai PPP. Padahal Mbah Moen dicintai siapa saja,” ujar Gus Mus.

Selain alim, Lanjut Gus Mus, Mbah Moen juga bisa dikatakan memiliki daya ingat yang sangat cemerlang melebihi manusia yang sudah mencapai umur segitu pada umumnya. Sampai usia ke-90 tahun Mbah Moen masih bisa menceritakan silsilah keluarga Mbah Bisri mulai dari Rembang sampai dengan yang ada di Madura.

“Kalau dulu saya ingin mendengar sejarah saya mulai dari Rembang sampai dengan Madura, itu Mbah Moen bisa menceritakan semua dengan detail,” beber Gus Mus.

Terakhir kali Gus Mus mengaku bertemu dengan Mbah Moen saat putra tertuanya Gus Ubab mantu. Kala itu Mbah Moen meminta doa kepada Gus Mus agar diberikan husnul khotimah, dimakamkan di tanah suci, dan berkumpul dengan orang-orang yang mulia saat meninggal.

“Saya terakhir bertemu dengan Mbah Moen pas putrane Mbah Moen, Gus Ubab mantu. Saya kaget setiap ketemu saya Mbah Moen selalu minta doa supaya husnul khotimah, bisa dimakamkan di tanah suci, berkumpul dengan orang mulia,” jelas Gus Mus yang hadir ke kediaman Mbah Moen kala itu.

Gus Mus menegaskan, Mbah Moen adalah seorang wali. Karena ada dua ciri wali yang ada di Mbah Moen, yang pertama alim dan istiqamah.

Selain itu ciri wali yang lain adalah tidak pernah ditaklukkan oleh rasa takut duniawi dan tidak pernah memiliki rasa susah.

“Kita kan tidak tau kalau Mbah Moen itu wali dari berbagai sudut. Karena alimnya dan istiqamah. Saya berani bilang Mbah Moen wali karena saya tau ciri-ciri wali, yang pertama tidak pernah takluk dengan rasa takut. Tidak pernah susah, pasti gembira, sampean tau Mbah moen pernah susah, pasti sumringah. Anda juga bisa seperti Mbah Moen sampean sudah punya satu, yang pertama sampean harus percaya tidak ada Tuhan selain Allah sampean sudah punya itu, tinggal satu yaitu istiqamah,” terangnya.

“Sekarang tinggal Anda bisa istiqamah seperti Mbah Moen gak, peduli, mengajar, kepada sesama selama 90 tahun,” imbuh Gus Mus.

Mbah Moen, lanjut Gus Mus, rela datang berceramah ke tempat yang tidak ada listriknya, sampai dengan istina. Bagi siapa saja Mbah Moen itu sama. Mulai calon presiden sampai orang biasa dihadapi sebagai tamu tidak dibedakan.

"Kok bisa seperti itu gimana caranya, nah itu bisa, yang sulit itu istiqamah," kata Gus Mus sambil meneteskan air mata.

Meski sangat sedih ditinggal Mbah Mone, Gus Mus sedikit lega, karena kepulangan Mbah Moen setelah acara besar bangsa Indonesia rampung, yaitu pilpres. "Itu tugas beliau sudah rampung semua." (DRM) 

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini