nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Terungkap! Lagu Mistis Lingsir Wengi Diciptakan Sunan Kalijaga

Ilham Satria, Jurnalis · Rabu 14 Agustus 2019 11:50 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 08 14 614 2091706 terungkap-lagu-mistis-lingsir-wengi-diciptakan-sunan-kalijaga-5qTj1QlaFk.jpg Sunan Kalijaga pencipta lagu Lingsir Wengi (Foto: Nu Online)

Selama ini kidung Lingsir Wengi sering kali di dikaitkan dengan lagu pemanggil setan. Bahkan ada film horor berjudul Tembang Lingsir yang terinspirasi dari lagu Lingsir Wengi.

 Sunan Kalijaga pakai wayang untuk dakwah

Namun tahukah Anda, siapa pencipta lagu Lingsir Wengi? Lagu yang sering didengar di berbagai film horor Indonesia. Lagu ini sering dikenal dengan nyanyian yang dapat memanggil setan atau jin.

Arti dari lirik Lingsir Wengi itu saja sangat jelas digunakan untuk memanggil setan atau jin. Namun ternyata, pencipta kidung Lingsir Wengi adalah Raden Mas Said atau yang kita kenal dengan Sunan Kalijaga.

Sunan Kalijaga bukanlah orang yang membuat lantunan kidung Lingsir Wengi yang digunakan untuk memanggil setan atau jin itu. Kidung Lingsir Wengi sekarang sudah dimodifikasi sehingga memiliki makna yang menyeramkan. Sunan Kalijaga menciptakan kidung Lingsir Wengi dengan tujuan untuk menolak bala atau mencegah perbuatan makhluk gaib yang ingin menganggu.

Sunan Kalijaga menciptakan kidung Lingsir Wengi ini bermula dari melihat kebiasaan Masyarakat Jawa yang jarang tidur pada malam hari untuk beribadah dan berdoa. Untuk keluarga yang mempunyai anak kecil, mereka sering nembang sambil menidurkan anaknya. Di dalam tembang-tembang lembut yang dinyanyikan, terdapat syair kehidupan dan nasihat untuk kebaikan.

Seperti dilansir dalam Instagram @senimannu, Sunan Kalijaga yang terkenal dengan dakwahnya yang menggunakan seni dan budaya berinisiatif untuk menciptakan kidung Lingsir Wengi untuk memikat masyarakat Jawa pada masa itu.

Memakai budaya yang ada di masyarakat merupakan cara Sunan Kalijaga sebagai jalan alternatif dakwahnya. Beliau memasukan nilai-nilai Islam ke dalam kebudayaan jawa tersebut.

Ucapan adalah doa. Begitu juga dengan nembang, lirik kidung yang ditembangkan bisa menjadi sebuah doa. Kidung Lingsir Wengi dibuat seperti ‘unen-unen’ yang dalam masyarakat Jawa dimaknai sebagai pengganti dzikir setelah salat malam.

Lagu Lingsir Wengi selain menolak bala, juga secara tersirat bertujuan untuk menyatakan cinta dan doa kepada Allah SWT. Namun banyak orang yang tak memahami hal itu.

Sunan Kalijaga menciptakan Lingsir Wengi menggunakan pakem gending Jawa yaitu Macapat. Salah satu pakem yang termasuk ke dalam Macapat adalah pakem Durma yang digunakan pada lagu Lingsir Wengi.

Lagu yang memakai pakem Durma mencerminkan suasana yang keras, sangar, suram, kesedihan, bahkan bisa mengungkapkan sesuatu yang mengerikan. Oleh sebab itu, Lingsir Wengi ditembangkan dengan tempo pelan, lembut, dan sangat menyayat hati.

Seperti dilansir NU Online, Dosen IAI Alqolam, Athok Lukman mengatakan, nama Lingsir Wengi memang diambil dari kidung Sunan Kalijaga. Dalam kidungnya, Sunan Kalijaga selalu memadukan nilai-nilai kehidupan dan nilai sufistik keislaman.

"Kami ingin mempertahankan budaya Nusantara karena budaya Nusantara adalah mutiara yang membuat kita sulit melupakan. Terlalu tinggi nilai kandungannya untuk tidak dirawat dan di pelihara," kata Gus Athok.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini