Jadi dengan inovasi tersebut, jamaah haji tampaknya tidak perlu capai berjalan kaki melaksana tawaf dan sai. "Itu inovasi-inovasi yang sedang dikembangkan Arab Saudi," jelas dia.
Menurut dia, yang terpenting adalah inovasi tersebut masih benarnya secara fikih, atau tata cara ibadah haji.
Arab Saudi, kata Agus, memang tengah merancang sistem smart city di Makkah, Jeddah dan Madinah. Tujuannya memang untuk membuat inovasi dalam ibadah haji.
(Awaludin)