Lalu bagaimana jika yang dialami Azwar? Ditinggal kekasihnya yang sudah dia pacari selama enam tahun dan kini sudah menikah dengan lelaki lain. Sehingga membuatnya nampak frustasi karena terlanjur patah hati.
Untuk menghadapi kesedihan dan kesulitan, dari berbagai cara ada dua yang cukup mudah dilakukan:
1. Sabar. Artinya semua adalah kehendak Tuhan karena Dia memiliki rencana yang lebih baik. Tentunya jika mau berusaha lebih baik
2. Salat. Yaitu salat dengan khusyu. Ini berarti salat dengan meresapi atau serius, sehingga kita ketika sedang meresapi salat benar-benar di hadapan dan di dekat Allah SWT.

Sedangkan menurut Ustadz Agustin Amirudin, Ada empat hal yang sudah ditetapkan Allah untuk manusia saat masih berada di alam rahim. Yaitu, rizkinya, jodohnya, amalnya, bahagia dan celakanya.
"Ini masuk ke dalam keimanan seseorang terhadap Qada dan Qadar-Nya," kata Ustadz Agustin pada Okezone.
Selain itu, tambah Ustadz Agustin, seorang Mukmin hendaknya tidak berlarut dalam patah hati, dan bahkan tidak boleh patah hati karena dia yakin apa yang dialaminya atas kehendak Allah.
Dengan begitu, dia akan meningkatkna kualitasnya di hadapan mata yang Maha pembolak balik hati manusia.
"Dan mintalah pertolongan (kepada) Allah dengan sabar dan salat. Dan sesungguhhya yang demikian itu sungguh berat, kecuali bagi orang-orang yang khusyu, (yaitu) orang-orang yang menyakini, bahwa mereka akan menemui Robb-nya dan bahwa mereka akan kembali kepad-Nya”
(Al baqoroh 45-46).
"Karena Allah telah menetapkan, laki-laki yang baik untuk wanitanya," tutupnya.
(Dinno Baskoro)