Cegah Kesepian, Komunitas Muslim Sering Piknik Bareng

Wilda Fajriah, Jurnalis · Jum'at 06 September 2019 18:06 WIB
https: img.okezone.com content 2019 09 06 614 2101563 cegah-kesepian-komunitas-muslim-sering-piknik-bareng-Be6gLfNJ7x.jpg Komunitas muslim piknik bareng (Foto: About Islam)

Komunitas muslim New York, Amerika Serikat (AS), rupanya suka melakukan piknik bareng. Kegiatan ini dilakukan agar mereka tak merasa sendirian dan kesepian.

 Komunitas muslim piknik bareng

Piknik bareng komunitas muslim New York tersebut diadakan oleh komunitas Western New York Muslims. Saat ini jumlah muslim di daerah Buffalo, New York jumlahnya terus meningkat.

"Saya rasa sangat penting bagi mereka untuk mengetahui kalau mereka tidak sendirian," ujar Attiq Rahman, salah seorang peserta piknik.

Tujuan komunitas Western Muslim New York mengadakan piknik bareng adalah memberi kesempatan bagi anak-anak muslim untuk berkumpul. Sementara orang-orang dewasa bisa mengobrol satu sama lain agar semakin erat persaudaraannya.

Seperti dilansir About Islam beberapa hari lalu, piknik bersama dilaksanakan di Taman Martin Luther King. Dalam piknik tersebut disedikan hot dog halal, soft drinks, terjemahan Alquran.

"Meskipun Sekolah Williamsville menyambut dan mendukung anak-anak muslim, piknik seperti ini merupakan kesempatan penting bagi umat islam untuk menjadi muslim yang sebenarnya," ujar Coordinator Group Community Outreach, Farina Mirza.

Dengarkan Murrotal Al-Qur'an di Okezone.com, Klik Tautan Ini: https://muslim.okezone.com/alquran

"Menyebarkan kesadaran bagi generasi muda kita sebagai muslim. Namun memang mereka masih canggung," tambah Mirza.

"Itulah alasan kita memulai organisasi ini, agar generasi muda kita dapat mengenali posisi mereka, mengenal teman-teman mereka yang juga muslim, dan bagaimana supaya mereka dapat bertahan sebagai seorang muslim Amerika," terang Mirza.

Mahasiswa di University at Buffalo yang ikut piknik Sana Iqbal mengatakan, penting untuk mengadakan piknik bareng seperti ini. "Semua dilakukan guna memelihara agama."

"Saya benar-benar mencintai agama saya. Saya suka budaya saya, saya berusaha berbicara dalam bahasa saya sendiri sebisa mungkin. Jadi, sekali lagi tergantung pada perasaan masing-masing individu. Jika mereka ingin mempertahankan budaya mereka atau mereka ingin mengadopsi budaya yang ada di sini di Amerika atau mereka ingin menggabungkan keduanya," tambah Iqbal.

Kota New York merupakan tempat tinggal bagi sekitar 769.000 muslim. Jumlah mereka 9 persen dari populasi kota, tetapi mewakili 22 persen dari semua muslim yang tinggal di Amerika Serikat.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini
Adzan Shubuh Adzan Dzuhur Adzan Ashr Adzan Maghrib Adzan Isya