Isarua Argudin, 35 tahun, mengatakan, ia mengalami kesulitan karena kurangnya 'pengetahuan' soal Islam di pulau itu.
Untuk membantu mualaf baru, Maryam Camejo bergabung dalam komunitas Muslim lokal dan mengajar kelas-kelas bahasa Arab dan Alquran di Masjid Havana yang diresmikan pada tahun 2015.