Tidak lama kemudian, surat dari MIT datang dan disusul surat dari Universitas Harvard. “Itu tidak bisa dipercaya, saya masih tidak percaya. Saya memilih MIT karena itu adalah universitas terbaik di dunia untuk teknik dirgantara," ungkap Ahmed.
Namun hal yang lebih mengejutkan bagi Ahmed, MIT juga menawarkan kepadanya beasiswa senilai £250.000 atau sekira Rp 4,3 Miliar untuk belajar fisika dan teknik luar angkasa.