nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Para Pemuka Agama Ngaku Paling Dekat dengan Tuhan, Jawaban Gus Dur Ini Bikin Ngakak

Selasa 10 September 2019 15:08 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 09 10 614 2102984 para-pemuka-agama-ngaku-paling-dekat-dengan-tuhan-jawaban-gus-dur-ini-bikin-ngakak-SuyXUECvZ4.jpg Gus Dur suka membuat lelucon (Foto: Nu Online)

KH Abdurrahman Wahid atau yang akrab disapa Gus Dur sering membuat lelucon yang sangat konyol. Bahkan leluconnya sering membuat para tokoh agama tertawa.

 Gus Dur selalu dikenang pecintanya

Suatu ketika Gus Dur pernah membuat lelucon mengenai siapa yang paling dekat dengan Tuhan. Simak kisahnya!

Tokoh agama Islam, Kristen, dan Budha sedang berdebat. Gus Dur tentu sebagai wakil dari agama Islam saat itu. Kala itu diperdebatkan mengenai agama mana yang paling dekat dengan Tuhan.

Seorang biksu Budha menjawab duluan. “Agama sayalah yang paling dekat dengan Tuhan, karena setiap kita beribadah ketika memanggil Tuhan kita mengucapkan ‘Om’. "Nah kalian tahu sendiri kan seberapa dekat antara paman dengan keponakannya?”

Seorang pendeta dari agama Kristen menyangkal. “Ya tidak bisa, pasti agama saya yang lebih dekat dengan Tuhan,” ujar pendeta

“Lah kok bisa ?” sahut biksu penasaran.

“Kenapa tidak, agama Anda kalau memanggil Tuhan hanya om, kalau di agama saya memanggil tuhan itu ‘Bapa.’ Nah kalian tahu sendiri kan lebih dekat mana anak sama bapaknya daripada keponakan dengan pamannya,” jawab pendeta meyakinkan.

Gus Dur yang belum mengeluarkan argumen masih tetap tertawa malah terbahak-bahak setelah mendengar argumen dari pendeta.

“Loh kenapa anda kok tertawa terus?” tanya pendeta penasaran.

“Apa anda merasa bahwa agama anda lebih dekat dengan Tuhan?” sahut biksu bertanya pada Gus Dur.

Seperti dilansir NU Online, Gus Dur masih saja tertawa sambil mengatakan, “Ndak kok! Saya ndak bilang gitu, boro-boro dekat justru agama saya malah paling jauh sendiri dengan Tuhan.”

“Lah kok bisa ?” tanya pendeta dan biksu makin penasaran.

“Lah gimana tidak, lah wong kalau di agama saya itu kalau memanggil Tuhan saja harus memakai toa alias pengeras suara,” jawab Gus Dur tertawa.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini