Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Bagaimana Hukum Memegang Alquran Terjemahan bagi Orang yang Memiliki Hadas?

Bagaimana Hukum Memegang Alquran Terjemahan bagi Orang yang Memiliki Hadas?
Hukum memegang Alquran terjemahan
A
A
A

أَنَّ تَرْجَمَةَ الْقُرْآنِ ذَاتِهِ لَا تَجُوْزُ فَإِنْ كَانَتِ التَّرْجَمَةُ لِمَعْنَاهُ فَهِيَ كَالتَّفْسِيْرِ فَلَهَا حِيْنَئِذٍ حُكْمُ التَّفْسِيْرِ فَإِنْ كَانَتْ أَكْثَرَ مِنَ الْقُرْآنِ اَلْفَاظًا جَازَ لِلْمُحْدِثِ حَمْلُهَا مَعَ الْقُرْآنِ وَكَذَلِكَ اِنْ كَانَتْ مُسَاوِيَةً فَإِنْ كَانَتْ أَقَلَّ مِنْ اَلْفَاظِ الْقُرْآنِ فَلَا يَجُوْزُ لِلْمُحْدِثِ مَسُّهَا وَلَا حَمْلُهَا .

“Sesungguhnya menerjemahkan Alquran secara harfiah tidak dilegalkan. Namun apabila yang diterjemahkan adalah maknanya, maka hukumnya seperti tafsir Alquran sehingga apabila jumlah kata tafsirnya lebih banyak, maka diperbolehkan bagi orang yang hadas untuk membawanya. Begitu pula diperbolehkan membawanya ketika jumlah huruf tafsir memiliki jumlah yang sama dengan Alqurannnya. Akan tetapi apabila huruf tafsir lebih sedikit dibandingkan dengan huruf Alquran, maka bagi orang yang hadas tidak diperbolehkan memegang serta membawanya.”[1]

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita muslim lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement