nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Apakah Sampo Syarat Sah Mandi Junub? Ini Penjelasan Ustadz

Novie Fauziah, Jurnalis · Rabu 02 Oktober 2019 17:05 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 10 02 330 2112051 apakah-sampo-syarat-sah-mandi-junub-ini-penjelasan-ustadz-m5PVSEZGGg.jpg Mandi junub tak harus pakai sampo (Foto: Pixabay)

Setelah perempuan selesai haid dan melakukan hubungan seksual antara suami istri, untuk membersihkannya diwajibkan mandi junub.

Mandi junub habis berhubungan seks

Mandi junub ini dilakukan untuk membersihkan diri dari hadast. Selama ini, orang mandi junub selalu menggunakan sampo karena merasa lebih bersih dan seolah jadi keharusan.

Lalu apakah mandi junub dengan menggunakan sampo itu wajib?

Dewan Pengawas Syariah (DPS) Lembaga Amil Zakat Nasional Inisiatif Zakat Indonesia (Laznas IZI), Ustadz Mohamad Suharsono dalam sebuah kajiannya yang diunggah di Youtube mengatakan, membersihkan hadast sesungguhnya hanya diwajibkan menggunakan air saja. Yaitu mulai dari membasahi rambut dari ujung kepala hingga ujung kaki. Sedangkan sampo, itu tidak ada di dalam sunah.

"Kalau dia (sampo) menjadi keharusan artinya kalau enggak pakai sampo mandi junubnya enggak sah. Kalau mandi junubnya enggak sah, berarti enggak bisa melakukan ibadah yang lainnya. Tidak bisa salat tidak bisa baca quran, dan sebagainya," katanya.

Ia juga menambahkan, bahwa dalam mandi junub Rasulullah SAW mencontohkan khususnya untuk kepala disebutkan dalam hadist, dalam bab kitab-kitab fikih yang ditulis oleh berbagai ulama tentang mandi junub.

"Ketika beliau menyiramkan kepalanya dengan air, maka Rasulullah mencontohkan dengan apa? Dengan menyiramkan kepalanya. Lalu air itu sampai ke ruas-ruas kepalanya," paparnya.

Kemudian dalam sebuah hadist disebutkan, yang menjadi bagian penting adalah kepala bukan rambut. "Sebab kalau disebutkan rambut maka kasian yang enggak ada rambutnya. jadi gak sah karena gak ada rambutnya, tapi kepalanya yang harus basah."

Ketika mandi junub hal yang harus dilakukan adalah niat, lalu siramkan air ke atas kepala, gosokan semua ke kepala sampai seluruh ruas-ruas yang ada di dalam kepala terkena air.

"Nah, di Indonesia ini tradisi melakukan seperti itu disebut dengan keramas dan kalau keramas itu pakai sampo. Maka dikesankan bahwa mandi junub itu harus pakai sampo, padahal yang dicontohkan oleh Rasulullah adalah air sampai ke seluruh kepalanya," pungkasnya.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini