Jejak Islam di Kanada, Sudah Ada Sebelum Negara Itu Lahir

Dimas Andhika Fikri, Jurnalis · Jum'at 04 Oktober 2019 11:12 WIB
https: img.okezone.com content 2019 10 04 614 2112791 jejak-islam-di-kanada-sudah-ada-sebelum-negara-itu-lahir-3OYeDcyatL.jpg Ilustrasi. Foto: Reuters

MUSLIM merupakan minoritas di Kanada, namun jejak Islam sangat panjang di sana. Berdasarkan bukti-bukti sejarah, Muslim telah telah berada di sana sejak 1851 atau lebih dari satu dekade sebelum negara itu lahir atau didirikan.

Meski begitu beberapa sejarawan berspekulasi bahwa interaksi antara Muslim Mandigo dengan orang asli Amerika bisa saja terjadi sebelum kedatangan Chrisptopher Columbus pada 1492. Untuk lebih jelasnya, berikut ulasan mengenai jejak Islam di Kanada sebagaimana dilansir dari Aboutislam, Jumat (4/10/2019).

Perdagangan Budak

Beberapa pihak percaya bahwa kehadiran Islam di Kanada berawal dari perdagangan budak yang terjadi pada 1492. Kala itu Muslim di Amerika Utara dikabarkan melakukan pelayaran dari Teluk Meksiko sampai ke Sungai Mississippi dan arah selatan Manitoba serta Saskatchewan. Namun hingga saat ini kabar tersebut masih sekadar spekulasi karena hanya sedikit bukti dokumentasi yang mendukungnya.

Tapi ada juga yang menyebutkan bahwa Muslim Afrika yang dibawa ke kawasan Amerika telah dijadikan budak. Status muslim itu dilepaskan secara sepihak ketika datang ke Kanada. Kemudian belakangan, yakni 1833 perbudakan dihapuskan di Kanada.

Ilustasi. Foto: Aboutislam

Mohammah Baquaqua

Para sejarawan mengklaim perbudakan di Kanada memang benar-benar ada. Kendati demikian tidak menerima perhatian ilmiah sehingga tidak terlalu banyak hal yang bisa dikulik dari sana. Berkenaan dengan Muslim Afrika yang mencari kebebasan di Kanada, Mahommah Baquaqua bisa dijadikan salah satu contohnya.

Terlahir dari keluarga Muslim yang taat di Afrika Barat, Mohammah Baquaqua diperbudak sejak masih muda di Brazil. Ia kemudian dikirim ke Amerika Serikat hingga akhirnya mendapatkan peluang emas untuk meraih kebebasan.

Ilustrasi. Foto: Istimewa

Pada saat itu, Mohammah menetap untuk beberapa waktu di Chatam, kota kecil di Ontario. Di tempat inilah ia menulis jejak Islam berupa otobiografi yang membuatnya terkenal. Buku itu bercerita bahwa pada 1854, tahun di mana ia tiba di Kanada, tiga orang Muslim ternyata sudah tinggal di negara tersebut.

Dengarkan Murrotal Al-Qur'an di Okezone.com, Klik Tautan Ini: https://muslim.okezone.com/alquran

Selain Mohammah Baquaqua, dua muslim lainnya adalah pasangan muda James dan Agnes Love yang berimigrasi dari Skotlandia pada 1851. Keduanya termasuk Muslim pertama yang tercatat di Kanada.

James dan Agnes

Ada beberapa hal menarik yang bisa dipetik dari kisah James dan Agnes asal Skotlandia yang berimigrasi ke Kanada. Menurut sejarah, Muslim pertama dari Skotlandia diketahui bernama Wazir Beg, yakni seorang mahasiswa kedokteran dari India yang menempuh pendidikan di Universitu of Edinburgh pada 1858 – 1859.

Namun hal ini tidak serta merta mendiskreditkan kepercayaan para pemuda Muslim yang berangkat ke Kanada beberapa tahun sebelumnya, karena pada saat itu, penyebaran Islam memang belum sampai ke Inggris.

Sementara itu, James dan Agnes tiba di Ontario selata pada 1851 dan menetap di sana. Tiga tahun berlalu, Agnes melahirkan seorang anak laki-laki yang diberi nama seperti ayahnya. Anak mereka inilah yang kemudian dikenal menjadi Muslim kelahiran Kanada pertama dan paling dikenal.

Tidak sampai di situ saja, pasangan ini dikarunia tujuh anak lagi termasuk yang termuda bernama Alexander. Ia lahir pada 1868, satu tahun setelah Kanada didirikan.

John dan Martha Simon

Pada 1871, keluarga Muslim lainnya tiba di Ontario Selatan.Pasangan muda tersebut diketahui bernama John dan Martha Simon. Mereka lahir di Amerika Serikat tetapi merupakan anak-anak imigrain dari Eropa.

Kedatangan John, Martha, dan anak-anak mereka, membuat total Muslim yang tercatat di sensus Kanada pada tahun 1871 menjadi 13 orang. Tentu saja melakukan sensus penduduk adalah tugas yang sangat kompleks dan sulit dilakukan pada akhir abad ke-19. Ada kemungkinan bahwa ada lebih banyak Muslim yang tidak sempat tercatat.

Tiga dekade kemudian atau setengah abad setelah James dan Agnes tiba, sensus pada 1901 mencatat 47 Muslim berdomisil di Kanada, meskipun tidak diketahui secara pasti berapa banyak dari mereka yang masuk dalam keluarga Love atau Simon.

Setidaknya, saat ini segelintir imigran-imigran Muslim di Kanada dilaporkan turut menjadi bagian penting dalam sejarah Islam di Kanada. Mulai dari Klondika Gold Rush dan pembangunan Canada Pacific Railway. Pada 2017 lalu, Kanada merayakan hari jadinya yang ke 150 tahun sekaligus menandakan kehadiran Muslim di negara tersebut yang sudah ada sejak 166 tahun lalu.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini
Adzan Shubuh Adzan Dzuhur Adzan Ashr Adzan Maghrib Adzan Isya