Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Kisah Sedih di Balik Keindahan Masjid Al-Jaamia

Ade Charisma , Jurnalis-Jum'at, 04 Oktober 2019 |13:56 WIB
Kisah Sedih di Balik Keindahan Masjid Al-Jaamia
Keindahan Masjid Al Jaamia (Foto: Facebook)
A
A
A

Masjid Al-Jaamia di Claremont, Cape Town, Afrika Selatan akhirnya resmi menjadi salah satu situs warisan provinsi. Masjid ini adalah tempat almarhum Imam Abdullah Haron berdakwah selama 12 tahun.

 Masjid Al Jaamia masih jadi tempat berkumpul dan belajar

“Dengan bantuan para ahli dari Heritage Western Cape (HWC), fasilitator Kota Cape Town dan juga atas masukan berharga dari Dewan Yudisial Muslim, kini Masjid Al-Jaamia secara resmi diakui dan akan dipromosikan ke publik secara sah sebagai situs warisan provinsi,” kata pejabat Cultural Affairs and Sport MEC, Anroux Marais.

“Imam Haron merupakan seorang ahli agama, ia juga mencerahkan masyarakat tentang adanya ketidakadilan pada masa aparteid. Para jamaah yang datang di kelasnya di Masjid Al-Jaamia biasanya tercerahkan dan mulai berpikir revolusioner. Masjid ini jadi tempat dasar pendidian politik dan sosial," ujar Marais seperti dilansir IOL.

"Masjid Al-Jaamia ini penting bagi perkembangan demokrasi yang kita nikmati hari ini," lanjut Marais.

Upacara peresmian Masjid Al-Jaamia menjadi situs warisan provinsi dibuka oleh beberapa pembicara, termasuk putra Imam Haron yaitu Muhammad Haron, Ketua Dewan HWC Antonia Malan dan Mxolisi Dlamuka, juga Kepala Eksekutif HWC yang berbicara tentang kontribusi Imam Haron dalam sejarah perjuangan di seluruh penjuru negeri.

Selama 123 hari, sejumlah acara yang bersifat pendidikan, agama, politik, budaya, dan olahraga diadakan di seluruh Cape Town untuk memperingati pengaruh Imam Haron di masyarakat dalam berbagai aspek.

Berbagai acara itu diadakan selama 123 hari sesuai dengan jangka waktu saat Imam Haron berada di dalam penjara karena perjuangannya demi tanah airnya, Afrika Selatan.

Ia dipenjara pada tahun 1969 dan selama dipenjara ia mengalami berbagai pukulan dan siksaaan yang mengerikan dari sipir penjara aparteid kala itu.

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita muslim lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement