Kemenag Dorong Siswa Madrasah Ciptakan Robot yang Bantu Selamatkan Bumi

Kamis 10 Oktober 2019 18:43 WIB
https: img.okezone.com content 2019 10 10 614 2115362 kemenag-dorong-siswa-madrasah-ciptakan-robot-yang-bantu-selamatkan-bumi-sX2nnvyJkp.jpg Siswa madrasah didorong menciptakan robot (Foto: Pixabay)

Kementerian Agama via Direktorat Kurikulum Sarana Kelembagaan dan Kesiswaan (KSKK) Madrasah, Direktorat Jenderal Pendidikan Islam siap menggelar Kompetisi Robotik Madrasah V. Kompetisi ini akan digelar di Grand City Mall, Surabaya pada 16-17 November 2019 mendatang.

"Tahun ini, kompetisi robotik madrasah agak berbeda dengan tahun sebelumnya. Kami akan menggelar kompetisi ini di luar Jabodetabek, mencari suasana baru sebab sebelumnya selalu digelar di Jakarta, Tangerang, dan Depok. Ke depan, bisa berganti-ganti daerah," ujar Direktur Kurikulum Sarana Kelembagaan dan Kesiswaan (KSKK) Madrasah, Ahmad Umar beberapa waktu lalu.

 Robot

Seperti dilansir dari website resmi Kemenag, Umar menjelaskan, kompetisi robotik tahun ini mengangkat tema Robots Save The Earth (Green Energy and Environmental Issues).

"Kami ingin mengajak siswa-siswi madrasah agar sadar tentang keselamatan bumi dan lingkungan. Serta mengajak mereka berkreasi untuk menciptakan robot yang turut membantu menyelamatkan bumi dan lingkungan sekitar mereka dari kerusakan," kata Umar.

Menurutnya, isu pelestarian lingkungan adalah isu penting yang dihadapi semua negara saat ini. Oleh karena itu, melalui kompetisi ini Kemenag berusaha menyadarkan siswa-siswi madrasah agar sadar ikut melestarikan lingkungan.

Kuota peserta kompetisi tahun ini juga bertambah. Kalau sebelumnya hanya 20, tahun ini menjadi 30 tim untuk setiap kategori.

Kompetisi robotik madrasah tersebut, terang Umar, terbagi dalam tiga kategori. Pertama, Kategori Rancang Bangun Mesin Otomatis. Kategori ini dibuka untuk semua tingkatan, MI, MTs dan MA. "Dalam kategori ini, siswa diminta untuk membuat model robot yang berfungsi sesuai dengan tema yang diminta."

Kedua, Kategori Robot Pemilah Sampah. Ini khusus untuk peserta dari siswa MTs. "Mereka akan diminta membuat robot yang berfungsi untuk memilah sampah berdasarkan jenis yang ditentukan," jelasnya.

Sedangkan kategori ketiga adalah Robot Challange dengan menggunakan teknologi IoT (Internet of Things). Kategori ini untuk peserta dari siswa MA. Mereka diminta membuat robot yang mampu melalui halangan atau rintangan dan juga mampu mentransfer data dengan menggunakan teknologi IoT.

"Kami sudah menyiapkan hadiah berupa uang pembinaan untuk para pemenang dengan total mencapai 300 juta," pungkas Umar.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini