Hadiri Tahlil 100 Hari Wafatnya Mbah Moen, Ini Doa Wamenag Zainut

Abu Sahma Pane, Jurnalis · Kamis 14 November 2019 10:42 WIB
https: img.okezone.com content 2019 11 14 614 2129687 hadiri-tahlil-100-hari-wafatnya-mbah-moen-ini-doa-wamenag-zainut-gIfBcMnCTh.jpg Wamenag Zainut Tauhid hadiri tahlil dan 100 hari wafatnya Mbah Moen. Foto: Kemenag

TAHLIL dan doa untuk memperingati 100 hari wafatnya Kyai Haji Maimun Zubair (Mbah Moen) digelar di Kompleks Pondok Pesantren Al-Anwar Sarang, Rembang, tadi malam. Wakil Mentari Agama (Wamenag) Zainut Tauhid Sa'adi hadir dalam acara tersebut.

Di sela tahlil dan doa untuk Mbah Moen tersebut, Zainut berkisah bahwa di Pesantren Al Anwar Sarang inilah seorang guru yang menjadi teladan menghabiskan hari-harinya dalam menanamkan nilai-nilai Islam wasathiah kepada para santri dan umat Islam.

"Kita semua berdoa semoga almarhum almaghfurlah Mbah Moen senantiasa dianugerahi kebahagian, kemuliaan dan ditempatkan di surga bersama para kekasih Allah SWT," demikian doanya seperti dikutip dari laman resmi Kemenag.

Zainud juga berbagi kisah bahwa banyak orang bertanya kepada dirinya kapan dan tahun berapa pernah nyantri di Sarang. "Secara fisik saya memang tidak pernah nyantri di Pondok pesantren Al Anwar. Namun saya diaku oleh Mbah Moen sebagai santrinya,” tuturnya.

Mbah Moen. Foto: Istimewa

“Saya pernah berkhidmad dengan beliau (Mbah Moen) selama 10 tahun saat menjadi sekretaris beliau di PPP," lanjut Zainut.

Ia mengaku banyak belajar dari Mbah Moen tentang politik yang berlandaskan akhlakul karimah. "Dari beliau saya belajar politik yang moderat dan berkeadilan. Beliau di PPP adalah simbol perekat persatuan dan selalu memberikan solusi. Hampir semua konflik di partai beliau yang mengurai dan menyelesaikannya. Beliau juga pandai menyenangkan hati semua orang," ujar Wamenag.

Dalam kesempatan itu, Zainut Tauhid juga memohon doa atas penugasannya menjadi Wamenag agar dapat menjalankan amanah dengan sebaik-baiknya dan selamat dunia akhirat.

KH Maimoen Zubair (Mbah Moen) wafat pada 6 Agustus 2019 di RS An Nor Makkah saat akan menunaikan ibadah haji. Qasidah kesayangan Mbah Moen "Sa'duna Fiddunya" pun berkumandang pada malam peringatan 100 hari wafatnya.

Sementara tahli dan doa untuk Mbah Moen itu juga dihadiri oleh ribuan santri serta sejumlah ulama. Di antara pala ulama tersebut yakni Rais Aam Pengurus Besar Nahdlathul Ulama (PBNU) KH Miftahul Akhyar, Habib Abu Bakar, dan KH Mustofa Bisri.

Kemudian ada juga Wakil Gubernur Jawa Tengah Muhammad Taj Yasin, dan Bupati Rembang dan lainnya. Ikut mendampingi Wamenag, Direktur PD Pontren Ahmad Zayadi, Plt Kakanwil Kemenag Jateng dan Kakankemenag Rembang.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini