nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Sebut Faktor Agama Ikut Jadi Penyebab Radikalisme, Begini Cara Fachrul Razi Menangkalnya

Abu Sahma Pane, Jurnalis · Kamis 21 November 2019 07:55 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 11 21 614 2132510 sebut-faktor-agama-ikut-jadi-penyebab-radikalisme-begini-cara-fachrul-razi-menangkalnya-DaXVzWcof5.jpg Menteri Agama Fachrul Razi. Foto: Romadanyl/Kemenag

SEPERTI arahan Presiden Joko Widodo (Jokowi), Menteri Agama (Menag) Fachrul Razi getol mengentaskan radikalisme. Bahkan ia sudah memetakan sebab-sebab dan cara menangkal radikalisme.

Menurut Fachrul Razi, ada beberapa hal yang membuat radikalisme muncul sebagai masalah. Di antara penyebab itu yakni faktor ekonomi, pendidikan, atau agama. Oleh karena itu ia menilai penanganan radikalisme mesti komprehensif.

“Penyebabnya beragam dan bisa kumulatif, gabungan beberapa kondisi. Karenanya penanganannya pun harus multi-perspektif,” ujarnya dalam Sarasehan Pembinaan Mental Angkatan Darat (Bintalad) TA 2019 di Jakarta, sebagaimana dikutip dari laman resmi Kemenag pada Kamis (21/11/2019).

Sarasehan ini bertajuk Menakar Radikalisme dan Nasionalisme serta Solusinya Dalam Rangka Memperkokoh Kehidupan Berbangsa dan Bernegara Menuju Indonesia Maju.

Tampil sebagai narasumber, Menag Fachrul Razi menjelaskan bahwa setidaknya ada tiga hal yang dapat dilakukan untuk menangkal radikalisme. Pertama, meningkatkan pemahaman masyarakat dengan pendidikan, termasuk melalui pembinaan mental.

“Semakin luas pemahaman seseorang, maka ia akan semakin bijak dan toleran dalam kehidupan bermasyarakat,” katanya.

Kedua, mainstreaming moderasi beragama. Menurut Fachrul Razi, moderasi beragama adalah upaya menempatkan bandul selalu di tengah. Meski seseorang harus yakin dan kokoh dengan pemahaman keagamaannya, namun pada waktu bersamaan harus tetap toleran dan memberi ruang bagi keyakinan orang lain.

Ketiga, menginternalisasikan nilai-nilai empat pilar kebangsaan, yakni Pancasila, UUD 1945, Bhinneka Tunggal Ika, dan NKRI di dalam aktivitas keseharian.

“Sebagai contoh, pada saat demokratisasi kita mengalami beberapa persoalan, bukan lantas nyinyir, mencibir, dan berpaling ke sistem pemerintahan lain yang ilusif, melainkan turut serta menguatkan demokrasi dan meneguhkan NKRI,” ucapnya.

“Khusus bagi para prajurit TNI, internalisasi nilai kebangsaan memang sudah nyata dan harus terus dikuatkan dengan memegang teguh Sapta Marga, Sumpah Prajurit, dan Delapan Wajib TNI,” pungkas Fachrul Razi.

Redaksi Okezone menerima foto atau tulisan pembaca berupa artikel tausyiah, kajian Islam, kisah Islam, cerita hijrah, kisah mualaf, event Islam, pengalaman pribadi seputar Islam, dan lain-lain yang berkaitan dengan Muslim. Dengan catatan foto atau artikel tersebut tidak pernah dimuat media lain. Jika berminat, kirim ke redaksi.okezone@mncgroup.com, cc okezone.lifestyle2017@gmail.com.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini