Datang ke Jakarta, Habib Luthfi Ajak Mahfud MD Maulidan

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Jum'at 22 November 2019 17:15 WIB
https: img.okezone.com content 2019 11 22 614 2133265 datang-ke-jakarta-habib-luthfi-ajak-mahfud-md-maulidan-hhXHF6m6Wm.JPG

Rais Aam Jamiyyah Ahlit Thariqah al-Mutabarah al-Nahdliyah (Jatman) Habib Luthfi bin Yahya menemui Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD di kantor Kemenko Polhukam, Jakarta, Jumat (22/11/2019).

Kedatangannya Habib Luthfi ke kantor Mahfud MD membuat publik bertanya-tanya. Apalagi, agenda kedatangan ini terbilang mendadak.

Saat menemui Mahfud MD, Habib Luthfi tampil dengan gaya casual. Ia mengenakan baju putih lengan panjang dan celana formal. Sementara itu, ia menambahkan kopiah sebagai aksesori kepalanya.

Diketahui Habib datang seorang diri saat mendatangi Mahfud MD. Lantas, apa tujuan Habib Luthfi datangi Mahfud MD?

Dalam keterangan pada awak media, mereka berdua bertemu untuk membahas Indonesia damai. Isu ini mungkin jadi pembahasan di antara mereka melihat kondisi Indonesia sekarang ini, terlebih beberapa waktu lalu terjadi peristiwa bom bunuh diri di Medan, Sumatera Utara.

Dengarkan Murrotal Al-Qur'an di Okezone.com, Klik Tautan Ini: https://muslim.okezone.com/alquran

Mahfud MD coba menjelaskan inti pertemuannya dengan Habib Luthfi. Menurutnya, dia berbincang-bincang membahas Indonesia damai sampai masa depan.

"Kami berbicara tentang Indonesia yang damai, Indonesia yang penuh rahmah ke masa depan, membangun kerukunan kebersatuan di bawah kedaulatan RI," papar Mahfud.

Tujuan dari pertemuan itu, sambung Mahfud, diharapkan Indonesia tanpa pertentangan priomodialisme, baik itu agama, suku, kedaerahan, ras, dan lain sebagainya. Pertemuan ini diharapkan memberi pemikiran ke arah yang lebih baik untuk Indonesia yang damai.

Sebelum menyelesaikan pertemuan, Habib Luthfi menjelaskan kalau dirinya diundang secara khusus untuk datang ke Pekalongan. Undangan itu adalah mengikuti acara Maulid Nabi Muhammad SAW.

Ia pun sepertinya mengiyakan undangan tersebut. Habib Luthfi punya pemikiran sendiri terkait dengan undangan itu, baginya, merayakan Maulid Nabi (Maulidan) tanda kita bersyukur pada Allah SWT dan Rasulullah.

"Maulid itu bukan sekadar merayakan peringatan. Tapi, lebih kepada cara kita bersyukur. Kita selaku Muslim berterima kasih pada baginda Nabi, karena beliau kita mengerti iman dan Islam," tambah Habib sebelum akhirnya berpamitan.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini
Adzan Shubuh Adzan Dzuhur Adzan Ashr Adzan Maghrib Adzan Isya