Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Sains dalam Alquran, Mata Unta Bisa Zoom In Zoom Out

Suherni , Jurnalis-Kamis, 12 Desember 2019 |07:40 WIB
Sains dalam Alquran, Mata Unta Bisa <i>Zoom In Zoom Out</i>
Unta. Foto: Reuters
A
A
A

Unta dapat mengubah tanaman-tanaman berduri yang miskin kandungan gizi menjadi makanan yang bergizi dan bermanfaat. Sebagai contoh, unta dapat mengubah duri-durian mengandung protein menjadi protein hewani dengan cara menghasilkan daging dan susu.

Para ilmuwan hingga sekarang masih tidak mengerti bagaimana proses terjadinya pengubahan yang dilakukan oleh unta tersebut. Susu unta dapat mengobati diabetes, yaitu penyakit yang meningkatkan produksi kemih dalam air seni. Adapun perut unta memiliki kantong-kantong yang dapat ditutu untuk menampung air dalam jumlah besar.

Para ilmuwan biologi dan fisiologi menambahkan sebab yang bisa menjelaskan kemampuan unta dalam menahan rasa lapar dan haus. Menurut mereka, unta bisa tahan haus dan lapar karena ia memproduksi air yang dibutuhkannya dari lemak-lemak yang ada di punuknya melalui suatu proses kimia yang tak mampu dilakukan oleh manusia.

Sebagaimana telah diketahui, bahwa lemak dan karbohidrat dalam proses pembakaran tidak menghasilkan apa-apa selain air dan gas karbon dioksida-yaitu gas yang dihasilkan tubuh dalam proses pernapasan-serta kalori yang bisa digunakan untuk melakukan aktivitas sehari-sehari.

Air yang dihasilkan melalui proses pembakaran lemak dan sebagian besar lemak yang ditimbun oleh unta di dalam punuknya, akan menjadi tumpuan unta tatkala persediaan makanan dan minuman di dalam tubuhnya sudah habis. la pun membakar lemak itu sedikit demi sedikit, dan bersamaan dengan itu punuknya akan mengering sedikit demi sedikit hingga miring ke samping.

Kemudian punuk itu menjadi seperti kantong kulit kosong jika kehausan dan kelaparan melanda sedemikian lama. Kondisi ini biasanya terjadi pada unta yang melakukan perjalanan jauh dan kelelahan.

Demikian dikutip dari Buku Pintar Sains Dalam Al-Quran, Mengerti Mukjizat Ilmiah Firman Allah, Dr. Nadiah Thayyarah, Halaman 618-623.

(Abu Sahma Pane)

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita muslim lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement