Share

Pembangunan Masjid di Solo Terinspirasi Masjid Agung Abu Dhabi

Novie Fauziah, Jurnalis · Kamis 19 Desember 2019 00:10 WIB
https: img.okezone.com content 2019 12 18 614 2143515 pembangunan-masjid-di-solo-terinspirasi-masjid-agung-abu-dhabi-JPuMwXMwXZ.jpg Masjid Agung Abu Dhabi (Foto: Kemenag)

Menteri Agama Republik Indonesia (Menag RI), Fachrul Razi memastikan Pemerintah Uni Emirat Arab (UAE) dan Indonesia akan membangun sebuah masjid di Solo. Hal tersebut disampaikan setelah kepulangannya dalam rangkaian kunjungan kerja di Abu Dhabi 14-17 Desember 2019 lalu.

Menag Fachrul Razi mengatakan, pembangunan masjid di Solo ini merupakan salah satu bentuk komitmen kedua negara dalam rangka kerja sama pengarusutamaan moderasi beragama di kedua negara.

 Menag di Masjid Agung Abu Dhabi

“Masjid yang akan dibangun di Solo nantinya harus dapat menjadi pusat pengarusutamaan moderasi beragama di Indonesia. Masjid ini harus dapat dikelola secara profesional yang terintegrasi dengan Islamic Center," ujarnya dalam keterangan persnya, Rabu (12/18/2019).

Rencana pembangunan masjid tersebut, terang Menag Fachrul Razi, saat ini sedang dalam tahap pengurusan aset tanah dari Pertamina. Ground breaking pembangunan Masjid akan dilakukan setelah Presiden Joko Widodo bertemu Pangeran Muhammad Bin Zaid yang direncanakan pada awal Januari 2020 yang akan datang.

Menag Fachrul Razi menjelaskan, setelah masjid tersebut selesai dibangun, maka imam masjid juga akan didatangkan langsung dari Uni Emirate Arab.

Dengarkan Murrotal Al-Qur'an di Okezone.com, Klik Tautan Ini: https://muslim.okezone.com/alquran

"Imam masjid dapat kita datangkan dari UAE dan begitu juga sebaliknya kita akan mengirimkan imam masjid kita ke UAE. Intinya masjid ini harus dapat menjadi simbol toleransi dan harmoni,” katanya.

Pembangunan masjid di Solo Menag terinspirasi dari Grand Mosque Abu Dhabi. Ia menilai, tempat tesebut bukan hanya mewah dan megah secara konstruksi, namun masjid satu ini mengajarkan nilai-nilai Islam yang terbuka, toleran, dan inklusif.

Selain itu masjid ini dapat dikunjungi oleh wisatawan dari berbagai negara, yaitu dengan berbagai latar belakang agama, budaya dan ras.

“Masjid ini mengajarkan kita tentang pentingnya menerapkan nilai-nilai toleransi, keterbukaan, dan inklusif. Saya berharap masjid yang akan dibangun di Solo nanti dapat mencerminkan nilai-nilai seperti itu,” pungkasnya.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini