nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Bagaimana Hukum Memajang Ayat Alquran sebagai Hiasan?

Novie Fauziah, Jurnalis · Kamis 09 Januari 2020 06:06 WIB
https: img.okeinfo.net content 2020 01 08 614 2150750 bagaimana-hukum-memajang-ayat-alquran-sebagai-hiasan-wbxdhiXSbb.jpg Ilustrasi dekorasi islami (Foto: Pinterest)

Umat Islam terkadang memajang ayat Alquran sebagai hiasan dinding rumahnya. Ada yang berbentuk kaligrafi, ada juga yang berupa kertas lalu diberi bingkai.

Lalu bagaimana hukum memajang ayat Alquran sebagai hiasan?

Wakil Ketua Majelis Dakwah dan Pendidikan Islam (Madani) Ustadz Ainul Yaqin mengatakan, memajang tulisan ayat Alquran sebagai hiasan sejatinya kembali kepada niatnya masing-masing.

 hiasan dinding

Jika diniatkan untuk kemaslahatan maka itu diperbolehkan dan dengan tujuan agar selalu mengingat Allah SWT dengan kata lain hukumnya mubah (boleh).

"Kalau niatnya untuk mengingat Allah, mengagungkan kebesaran Allah, menanamkan nilai-nilai yang terkandung dalam ayat-ayat tersebut sebagai tarbiyah, sebagai pengingat dan pendalaman makna ayat terkandung tersebut untuk tujuan kemaslahatan itu boleh," katanya saat dihubungi Okezone, Rabu (8/1/2020).

Menurut Ustadz Ainul Yaqin, secara tidak langsung memajang ayat Alquran adalah bagian syiar Islam. Sebagian besar ayat-ayat Alquran ditulis dengan berbagai macam khot dan kaligrafi, guna menambah keindahan dari ayat-ayat suci tersebut.

"Begitu pula dengan niat memajang ayat-ayat Alquran tersebut, jika niatnya adalah bagian dari dzikir, untuk selalu mengingat Allah, untuk mendekatkan diri pada Allah dengan ayat-ayat tersebut. Ditambah sebagai alternatif ornamen artistik membingkai suasana Islami didalam rumah," ucapnya.

Terlebih, jika tulisan tersebut diletakan dari tempat yang jauh dari najis. Maka hal itu akan menambah kaidah dan keindahan, dibandingkan dengan meletakan patung-patung yang jauh dari ajaran agama Islam.

Allah berfirman:

كِتَابٌ أَنْزَلْنَاهُ إِلَيْكَ مُبَارَكٌ لِيَدَّبَّرُوا آيَاتِهِ وَلِيَتَذَكَّرَ أُولُو الْأَلْبَابِ

Artinya : "Ini adalah sebuah kitab yang Kami turunkan kepadamu penuh dengan berkah supaya mereka memperhatikan ayat-ayatnya dan supaya mendapat pelajaran orang-orang yang mempunyai pikiran," (QS. Shaad : 29).

"Yang terpenting adalah penulisan ayat-ayat Alquran tersebut juga peletakannya harus benar-benar menjaga kehormatan Alquran, dan menjaga dari hal-hal yang merendahkannya seperti ditempat najis atau kotor," kata Ustadz Ainul Yaqin.

Intinya, lanjutnya, penempatan harus benar-benar menghormati Alquran yang merupakan petunjuk dari Allah SWT.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini