Nyai Salmah kemudian langsung mengirim telegram kepada panitia agar Habib Ali Kwitang diminta untuk segera pulang. Ketika Habib Ali Kwitang turun dari kapal di pelabuhan Singapura, panitia memberitahu kalau ada telegram dari ibunya yang menyuruhnya pulang.
Seketika itu pula, Habib Ali Kwitang langsung meminta tiket pulang ke Batavia. Beliau tidak jadi menghadiri undangan di Singapura.
“Jadi Habib Ali itu sangat cinta kepada ibunya. Habib Ali kalau buka kitab tentang bakti kepada orangtua, (beliau) nangis dan yang mendengarkan juga nangis,” pungkas Anto.
(Dyah Ratna Meta Novia)