Membangun rumah tangga menjadi impian setiap insan yang dilanda cinta. Semua serba menawan dan memesona.
Namun sejatinya membangun rumah tangga tak semudah membangun romansa masa muda. Membangun rumah tangga diiperlukan perjuangan antara suami dan istri agar rumah tangga selalu harmonis.

Menurut Mustasyar Nahdlatul Ulama, Kiai Sya’roni, dalam Tafsir Al-Qur’an di Masjid Al-Aqsha Menara Kudus, terdapat doa untuk membangun rumah tangga.
Menurut Kiai Sya’roni, ketika membangun rumah tangga, sebaiknya mengamalkan bacaan doa Nabi Ibrahim yang tertuang pada Alquran Surat Ibrahim ayat 37.
Rabbana inni askantu min dzurriyatii biwaadin ghoiri dzi zar’in ‘inda baitikal harami, rabbana liyuqimush sholata faj’al if-idatam minannasI tahwii ilaihim warzuqhum minats tsamaraati la’allahum yasykuruun.
Artinya: Ya Tuhan kami, sesungguhnya aku telah menempatkan sebahagian keturunanku di lembah yang tidak mempunyai tanam-tanaman di dekat rumah Engkau (Baitullah) yang dihormati, ya Tuhan kami (yang demikian itu) agar mereka mendirikan salat, maka jadikanlah hati sebagian manusia cenderung kepada mereka dan beri rezekilah mereka dari buah-buahan, mudah-mudahan mereka bersyukur.
“Doa Nabi Ibrahim ini dibaca sebanyak 313 kali dalam setiap waktu dengan maksud supaya diberi kelapangan rezeki oleh Allah. Bila dilakukan berdua, jumlah tersebut dibagi dua membacanya. Bila dibaca berjamaah 313 orang, cukup dibaca satu kali. Kalau sendirian ya 313 kali bacanya,” ujar Kiai Sya’roni seperti dilansir dari NU Online.
Kiai Sya’roni menjelaskan doa Nabi Ibrahim itu sangat mujarab. Buktinya, Kota Makkah yang kering tanpa adanya pepohonan, masih banyak tersedia ragam buah-buahan yang hingga sekarang bisa dinikmati jamaah haji yang datang.
“Semua ini berkat Nabi Ibrahim yang memohon rezeki kepada Allah untuk penduduk Makkah dengan bacaan dalam ayat tersebut,” imbuhnya.
Seperti dilansir dari Solopos.com, Kiai Sya’roni juga mengingatkan agar tak lupa membaca doa yang diawali dengan rabbana taqobbal minna innaka antas samii’ul ‘alim sesuai salat. Doa itu untuk meminta agar ibadah diterima Allah.
“Sebab amal utama menurut Sayyidina Ali itu ibadah yang diterima. Karena itu, utamakan membaca doa rabbana taqobbal minna innaka antas samiiul ‘aliim ini usai beribadah,” pungkasnya.
(Dyah Ratna Meta Novia)