Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Kembangkan Ilmu Pengetahuan, Muslim di Andalusia Ibarat Mentari Hadirkan Cahaya

Kembangkan Ilmu Pengetahuan, Muslim di Andalusia Ibarat Mentari Hadirkan Cahaya
Muslim di Andalusia kembangkan pengetahuan (Foto: Flickr)
A
A
A

Ketika perkembangan ilmu pengetahuan alias sains arab di bumi Islam Timur menurun, Cordoba mengambil alih posisi Baghdad, Irak sebagai pusat ilmu pengetahuan.

Sementara itu Toledo dan Seville turut pula dalam usaha intelektual dan pengembangan ilmu pengetahuan.

 Andalusia

Sarjana Arab Spanyol membangun di atas dasar yang telah dibangun oleh saudara-saudara seagama mereka di Irak, Suriah, Mesir, dan Pakistan. Zaman keemasan mereka berlangsung antara abad ke-11 hingga ke-12.

Hal ini menunjukkan bahwa peranan Andalusia di Spanyol sebagai pusat kebudayaan dan ilmu pengetahuan di Eropa pada abad pertengahan sangatlah besar.

Kekuasaan Islam di Andalusia yang berlangsung selama hampir delapan abad mempunyai arti yang besar bagi perkembangan kegiatan keilmuan, tidak hanya bagi masyarakat Andalusia, tetapi juga bagi masyarakat Eropa dan dunia pada umumnya.

Sebelum kedatangan muslim, hampir tidak ada kegiatan keilmuan di Andalusia dan tidak ada tokoh yang menonjol yang bisa memberikan sumbangsih terhadap perkembangan ilmu pengetahuan dan sains.

Keadaan seperti ini terus berlangsung hingga kedatangan muslim pada tahun 711. Kedatangan umat Islam ke Andaluasi ibarat mentari yang membawa cahaya untuk menerangi kegelapan yang sedang menaungi bangsa Eropa berabad-abad setelah pudarnya peradaban Yunani.

Seperti dilansir dari Suara Muhammadiyah, lembaga-lembaga pendidikan di Andalusia mencakup lembaga pendidikan dasar dan pendidikan tinggi. Pada tingkatan pendidikan dasar, para pelajar diberi pelajaran membaca dan menulis Alquran.

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita muslim lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement